Empat Tahun Beroperasi, Kapal  Cantika Stop Layani Rute Bombana-Baubau

3596

 

Mv Express Bahari Salah satu kapal cepat milik PT. Pelayaran Dharma Indah, yang beroperasi di lintasan Kendari-Raha-Baubau. Kapal dengan model dan jenis serupa juga pernah beroperasi di rute Kasipute-Kabaena-Baubau, namun sejak beberapa bulan lalu sudah berhenti beroperasi di lintasan tersebut -Foto Sri

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM– Masyarakat yang kerap bolak balik dari Bombana menuju Baubau atau sebaliknya, tidak bisa lagi menikmati pelayaran kapal cepat MV Cantika. Pasalnya, setelah empat tahun beroperasi, kapal viber milik PT. Pelayaran Dharma Indah itu, resmi berhenti melayani penumpang di lintasan Kasipute-Kabaena-Baubau.

Kapal cepat Cantika stop berlayar di rute tersebut ternyata sudah berlangsung lama. Kata pimpinan PT. Pelayaran Dharma Indah, Jhony De Quelju, MV Cantika sudah berhenti beroperasi sejak empat bulan lalu. Penyebabnya sambung Siong, sapaan akrab Jhony De Quelju, selama kurang lebih empat tahun beroperasi di lintasan tersebut, perusahaannya mengalami kerugian.

“Adoh, penumpang cuma 30 sampe 40 orang. Tiap hari kami rugi 50 sampe 100 juta,” kata Siong, kepada wartawan lenterasultra.com saat dihubungi via ponselnya, Kamis (9/1/2020). Pemilik kapal cepat yang beroperasi di lintasan Kendari-Raha-Baubau ini menambahkan, pihaknya bisa mempertimbangkan untuk beroperasi kembali di rute tersebut, jika pemerintah daerah setempat, memberikan subsidi seat terhadap kapalnya yang akan di operasikan nanti.

Pengusaha kapal cepat dan kapal roll on-roll off (Ro-ro) ini menambahkan, selama empat tahun beroperasi di rute Kasipute-Kabaena-Baubau, pihaknya mengoperasikan dua kapal berbeda. Diawal beroperasi di lintasan tersebut 2015 lalu, PT. Pelayaran Dharma Indah mengoperasikan MV. Cantika Anugerah dengan kapasitas 350 seat. Setelah itu, perusahaannya mengganti kapal yang lebih kecil yakni MV. Bahari 9 B. Jumlah seat di kapal kedua ini yakni 270.

Namun pergantian kapal ini ternyata tidak membawa perubahan. Selama beroperasi, perusahaannya bukannya untung malah terus menerus mengalami kerugian. Bahkan kapal yang dioperasikan tidak mampu menutupi biaya operasional. “Sekali perjalanan, kami menggunakan minyak (Solar) sekitar 6 ton. Kalau 30 sampe 40 penumpang setiap hari, mana cukup,” ungkap Siong.

BACA JUGA:  Bawa Sajam, Empat Terduga Tukang Onar di Baubau Diamankan

Penulis : Adhi

Komentar Facebook




BERITA TERBARU

Kasus Baru Positif Covid-19 di Kendari Bertambah Tiga, Total 31 Orang

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Kasus pasien yang terkonfirmasi positif di Kota Kendari bertambah 3 orang pada Kamis (09/07/2020). Tiga warga tersebut berasal dari Kecamatan Kadia,...

Waspada Pinjaman Online dan Penawaran Investasi Ilegal, Tawaran Menggiurkan yang Merugikan  

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Fintech peer to peer lending atau yang biasa dikenal pinjaman online ilegal seperti tidak ada habisnya. Setelah menindak ribuan pinjaman tanpa...

Tiba di Sultra, Mendagri Ketemu Kawan Lama dan Pakai “Kampurui” Khas Buton

KENDARI, LENTERASULTRA.COM- Menteri dalam negeri (Mendagri) Prof. Tito Karnavian akhirnya tiba di Sulawesi Tenggara, Kamis (9/7/2020). Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) periode 13 Juli...

Mendagri Larang Bansos Berlabel Nama Kepala Daerah

KENDARI, LENTERASULTRA.COM -  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sulawesi Tenggara akan diselenggarakan serentak Desember 2020. Setidaknya ada tujuh daerah di Sultra yang akan menghelat...

Tewas Disiksa di Kapal China, Mayat ABK Indonesia Disimpan di Dalam Freezer

  BATAM, LENTERASULTRA.COM – Dua Kapal ikan China Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118 ditangkap tim gabungan Polda Kepri, TNI AL, BIN Daerah Kepri, Bakamla,...

Tito Karnavian Tantang Calon Kepala Daerah di Sultra Adu Gagasan Terkait Covid-19

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Pemilihan kepala daerah akan diselenggarakan serentak Desember 2020. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam kunjungan kerjanya di Sulawesi Tenggara menantang...

Mendagri Dorong Daerah Godok Perda Wajib Pakai Masker

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mendorong pemerintah daerah untuk menggodok Perda tentang kewajiban memakai masker. Hal ini diungkapkannya saat melakukan...

Laksanakan Kurban, Warga Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

KENDARI, LENTERASULTRA.COM  - Hari Raya Idul Adha kini tinggal menghitung hari. Pemerintah Kota  Kendari mengingatkan kepada warganya yang akan berkurban untuk tetap memperhatikan dan...

BERITA TERBARU

Kasus Baru Positif Covid-19 di Kendari Bertambah Tiga, Total 31 Orang

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Kasus pasien yang terkonfirmasi positif di Kota Kendari bertambah 3 orang pada Kamis (09/07/2020). Tiga warga tersebut berasal dari Kecamatan Kadia,...

Waspada Pinjaman Online dan Penawaran Investasi Ilegal, Tawaran Menggiurkan yang Merugikan  

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Fintech peer to peer lending atau yang biasa dikenal pinjaman online ilegal seperti tidak ada habisnya. Setelah menindak ribuan pinjaman tanpa...

Tiba di Sultra, Mendagri Ketemu Kawan Lama dan Pakai “Kampurui” Khas Buton

KENDARI, LENTERASULTRA.COM- Menteri dalam negeri (Mendagri) Prof. Tito Karnavian akhirnya tiba di Sulawesi Tenggara, Kamis (9/7/2020). Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) periode 13 Juli...

Mendagri Larang Bansos Berlabel Nama Kepala Daerah

KENDARI, LENTERASULTRA.COM -  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sulawesi Tenggara akan diselenggarakan serentak Desember 2020. Setidaknya ada tujuh daerah di Sultra yang akan menghelat...