Belum Adanya Titik Temu, DPRD Kota Kendari Keluarkan Rekomendasi Terkait Penggusuran Lapak

1,576

 

Rapat dengar pendapat yang digelar di DPRD Kota Kendari

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – DPRD kota Kendari menggelar rapat dengar pendapat (Hearing) bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Aliansi Pemuda dan Pelajar Sulawesi Tenggara (LAP2-Sultra) dan Asosiasi Pedagang Kecil. Rapat tersebut membahas masalah penggusuran lapak dagang kawasan pertigaan kampus Universitas Halu Oleo (UHO)

Rapat yang dilaksanakan di kantor DPRD kota Kendari tersebut dianggap masih rancu dan belum mendapatkan titik temu penyelesaian masalah dikarenakan tidak hadirnya pemangku kebijakan oleh Pemkot Kendari.

“Serarusnya dalam rapat ini, perwakilan Pemkot Kendari khususnya Asisten II harus menghadiri undangan kami, tanpa adanya perwakilan tersebut rapat ini menjadi rancu tanpa adanya pengambil kebijakan,” kata Andi Sulolipu selaku pimpinan rapat.

Terkait hasil akhir rapat tersebut, DPRD kota Kendari mengeluarkan rekomendasi untuk menengahi masalah tersebut

“Kami DPRD selaku lembaga kontrol pemerintah memgeluarkan rekomendasi terkait masalah tersebut,” katanya.

Adapun rekomondasinya yaitu:
1.Pimpinan DPRD kota Kendari membuat surat kepada Pemerintah kota Kendari khususnya sekda untuk tidak melakukan aktifitas sebelum adanya pertemuan pihak DPRD dan Pemerintah kota dalam mengkaji masalah tersebut.
2. DPRD kota Kendari akan meninjau lokasi lapak dagang yang dinilai melanggar perda.
3.Tidak boleh ada aktifitas pembangunan lapak atau jual beli yang dilakukan pedagang lapak sebelum ada usul dari DPRD.

DPRD kota kendari juga berharap dapat bermediasi selama seminggu dengan Pemkot guna menemukan titik temu penyelesaian masalah tersebut. (B/P1)

Editor: Fiyy

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU