Malam Pergantian Tahun Diprediksi Hujan

868

 

Ilustrasi prakiraan cuaca

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, memprediksi malam pergantian tahun baru 2020 di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), berpotensi terjadi hujan ringan. Ini terjadi di wilayah Kendari, Konawe, Konawe Selatan, Kolaka Timur, Konawe Utara, Kolaka, Wakatobi dan Bombana. Sedangkan pada dini hari diperkirakan di wilayah Wakatobi dan Konawe Kepulauan.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faisal menyampaikan, hasil analisis dinamika atmosfer terpantau pola tekanan rendah 1004 hPa teridentifikasi di Barat Daya Australia. Hal ini menyebabkan terbentuknya wilayah pertemuan angin di sekitar wilayah Sultra terutama di wilayah bagian selatan sekitar Wakatobi, Baubau, Buton Selatan dan Buton Tengah.

Bersamaan dengan itu, massa udara basah lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah Sulawesi Tenggara sampai lapisan 700 mb mencapi 70 sampai 90 persen. Indeks labilitas sedang sampai kuat dan pola konvektif sekala lokal di wilayah Sultra, beserta hangatnya suhu muka Laut di wilayah sekitar Sultra terutama bagian selatan. Dilihat dari pergerakan anginnya terdapat konvergensi di wilayah Sultra ini menyebabkan tingkat penguapan dan pertumbuhan awan cukup tinggi di wilayah Sultra terutama bagian Selatan seperti Buton Selatan, baubau, Buton Tengah, Buton, Wakatobi, serta terdapat belokan angin di bagian utara yakni Konawe Utara, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Selatan, Kendari, Konawe Kepulauan, dan Kolaka Utara.

Mulai menguatnya angin barat serta adanya pola tekanan rendah di barat daya Australia mengakibatkan potensi cuaca berupa angin kencang yang dapat mencapai di atas 15 knot sehingga berpotensi gelombang dengan tinggi 1.25 sampai 2.5 meter. Kategori gelombang Sedang terjadi di wilayah perairan Sulawesi Tenggara yakni di Bau bau dan Perairan Wakatobi.

Menjelang pergantian tahun yang diperkirakan hujan, BMKG Sultra kembali menghimbau, kepada masyarakat agar tetap waspada dan siaga dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2020. Karena akan dampak dari curah hujan tinggi yang akan memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan angin kencang yang meningkat pada awal Januari 2020.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari curah hujan tinggi dan angin kencang yang akan terjadi pada awal Januari tahun 2020 antara lain potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” ungkapnya.

Reporter: Nanan
Editor: Wuu

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU