Tolak Mahar, PPP Sultra Prioritaskan Kadernya di Pilkada Sultra 2020

779

 

Plt Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ir. H. Suharso Monoarfa (Kedua dari kiri) bersama Rombongan saat menghadiri Mukerwil PPP Sultra di Hotel Zahra Syariah Kendari. Foto: Rais.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Tahun 2020, Sulawesi Tenggara akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tujuh daerah. Diantaranya Kabupaten Muna, Konawe Selatan (Konsel), Wakatobi, Buton Utara, Konawe Utara, Kolaka Timur (Koltim), dan Konawe Kepulauan.

Tahapan pilkada 2020 akan dimulai pada September 2019 mendatang. Kini sejumlah partai sudah mempersiapkan diri untuk mengusung calonnya.

Tak terkecuali dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Untuk Pilkada tahun ini, PPP akan memprioritaskan Kader dan tidak akan memungut dari mahar politik.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Ir. H. Suharso Monoarfa mengatakan, partainya saat ini tengah konsen melihat potensi tokoh-tokoh yang berniat mencalonkan diri di tujuh kabupaten/kota yang menggelar pilkada melalui Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

Related Posts

PKS Menang Besar di Dapil Kabaena

Dalam pilkada tujuh daerah di Sultra ini, kata Suharso, PPP memang fokus di tiga kabupaten yang belum disebutkan tempatnya. Di tiga daerah Tersebut PPP akan mengusung kader sendiri dan akan memprioritaskan kalangan muda.

“Yang jelas dari tujuh kabupaten yang menggelar Pilkada, memang PPP mempersiapkan kader, khususnya di tiga kabupaten. Kita harus prioritaskan kader, terutama yang masih muda,” kata Suharso saat menghadiri Mukerwil PPP Sultra di Hotel Zahra Syariah Kendari, Rabu (21/8/2019).

Dikatakan, walaupun di tiga daerah tersebut PPP mendorong kader sendiri untuk maju mencalonkan kepala daerah, namun tidak membebani kader harus maju sebagai 01.

“Dalam Pilkada 2020 kita memang mendorong kader untuk maju, tapi tidak membebani. Kita lihat potensinya. Kita memberikan ruang pada kader dan kita akan backup, cuman kita minta dia benar-benar punya kesiapan,” ungkapnya.

DPP PPP Pusat juga tidak akan memutuskan Kader yang akan maju di pilkada. Akan tetapi dikembalikan ke DPW setempat, karena yang mengetahui kualitas daripada kader adalah dari daerah itu sendiri.

“Kami dari pusat tidak akan memutuskan atau menentukan siapa yang akan maju di pilkada. Karena yang mengetahui kualitas kader adalah dari wilayah itu sendiri. Jadi caleg akan di putuskan bersama di masing-masing daerah termasuk di Sulawesi Tenggara,” Tutupnya.

Reporter: Rais
Editor: Wuu

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU