Klaim Didukung Dua Partai Besar, Syarifuddin Siap “Tumbangkan” Rusman dan Rajiun di Pilkada Muna

644
Syarifuddin, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri. (Istimewa)

JAKARTA, LENTERASULTRA.COM – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 akan dimulai September 2019, hingga puncaknya 23 September 2020. Di Sulawesi Tenggara (Sultra) sendiri terdapat tujuh kabupaten yang bakal melaksanakan pagelaran pesta demokrasi 5 tahunan ini.

Meski terbilang masih cukup lama, beberapa nama sudah menyatakan kesiapannya untuk bertarung memperebutkan kursi sebagai Kepala Daerah. Seperti Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Syarifuddin.

Jika sebelumnya ia menyatakan masih ragu. Kali ini, ia membulatkan tekadnya untuk maju memperebutkan kursi orang nomor satu di Kabupaten Muna.

“Kalau sebelumnya masih ragu-ragu, saat ini sudah siap 100 persen. Sudah bulat,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima lenterasultra.com di Jakarta, Kamis, (11/7/2019).

Menurutnya, Muna membutuhkan pemimpin yang memiliki visi besar dan jaringan luas baik di pemerintah pusat maupun pihak luar atau swasta. Sebab daerah kelahirannya ini tidak dapat dibangun hanya dengan mengandalkan APBD.

“Perlu koneksi luas di pemerintah pusat dan komunikasi yang terbuka dengan banyak pengusaha atau investor. Bagaimana mau buka lapangan pekerjaan kalau tidak ada yang mau dikerjakan. Malah saya dengar orang baru tanya-tanya potensi daerah, sudah dimintai dia dapat apa,” katanya.

Related Posts

Pria yang lahir di Lakologou Kecamatan Tongkuno pada 13 Februari 1960 ini optimis mampu membawa perubahan yang lebih baik bagi daerah. Sebab niatnya bertarung sebagai Bupati Muna dengan rela meninggalkan jabatan penting di Kemendagri merupakan bentuk kepedulian serius bagi tanah ia dibesarkan.

“Pemerintah pusat saja mempercayakan kita memimpin Jawa Tengah yang penduduknya banyak seperti itu, dengan persoalan yang cukup ngeri. Masa kita tidak mau membangun daerah sendiri yang tidak sebanyak di sana. Apalagi kita mengurusi 548 kabupaten kota saat ini,” ucapnya.

Dia yakin, koneksi yang dimilikinya di jajaran pemerintah pusat lintas kementerian serta para investor nasional maupun internasional, dapat membantunya membangun Muna yang lebih maju.

Mengenai partai pengusung, Syarifuddin mengaku sudah membangun komunikasi politik yang intens dengan pengurus pusat maupun daerah. Setidaknya sudah ada dua sampai tiga yang memberi sinyal positif.

“Tidak usah dulu saya sebutkan, dua partai pun sudah cukup. Yang membuktikan nanti kan rekomendasi, bukan kepengurusan,” selorohnya lantas tersenyum.

Bila benar, Syarifuddin memang akan maju, ia akan berhadapan dengan rivalnya yang kuat-kuat. Adalah, petahana LM Rusman Emba dan Bupati Muna Barat (Mubar), LM Rajiun Tumada.

Tak ketinggalan mantan Bupati Muna dr. Baharuddin juga telah menyatakan diri untuk kembali bertarung melawan rival yang telah menjatuhkannya secara pedis di Pilkada 2017 silam. Ditambah sejumlah tokoh penting ikut mencuat meski tak sepanas nama-nama di atas, seperti La Pili, La Ode Ida, Supomo, dan lainnya.

Penulis: Restu Fadilah

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU