Tak Diberi Makan, Anak Kendari Barat Ini Bakar Rumah

667
Imran (tengah) di Mapolsek Kemaya. Ia ditangkap usai membakar rumah ibunya karena kesal tidak dikasih makan

LENTERASULTRA.com-Entah predikat apa yang layak disematkan pada sosok anak seperti Imran. Meski usianya sudah 19 tahun, akalnya buntu. Gara-gara sering tidak diberi makan oleh sang ibu, ia malah nekad membakar rumah sendiri. Tentu itu tindak kriminal, dan urusannya sudah pasti dengan polisi.

Ulah kurang ajar pemuda yang tinggal di Jalan RRI Lama, Kelurahan Sanua, Kendari Barat ini dilakukannya Selasa (27/2) lalu. Imran agaknya sudah lama merencanakan itu karena saat meminta makan dan tidak segera dilayani, ia mulai menyalakan plastik tepat di belakang lemari kamar ibunya, Yulianti Rahman (51). Api pun seketika menyala.

“Saya bakar karena sering saya tidak kasih makan kasian. Makanya saya suka ancam-ancam mi juga mau bakar rumah” kata Imran, yang sehari-hari berprofesi sebagai pembuat dan pemasang Kanopi itu. Ulah konyolnya itu membuat polisi datang ke rumahnya karena ada laporan warga.

Kapolsek Kemaraya Iptu Fajar Mauludi menceritakan, kasus itu berawal saat Yulianti Rahman, ibu dari Imran melapor kerapa diancam anaknya.
“Imran ini sering meminta uang kepada ibunya, dan ibunya pun sering memberikan uang Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta,” ungkap Iptu Fajar Maulidi saat ditemui Senin (5/3)

Iptu Fajar yang menerima laporan itu langsung turun bersama beberapa anggotanya ke tempat kejadian perkara, untuk memastikan bahwa ancaman terbut benar adanya. Namun setelah mereka ke TKP, rumah yang ditempati Yulianti Rahman sudah nyaris ludes terbakar akibat ulah Imran.

“Kami tiba di TKP rumah sudah terbakar, dan warga sekitar yang mencoba memadamkan api yang mereka jangkau, dan setelah melakukan pengembangan pelakupun kami tangkap di hari yang sama pada pukul 20.00 malam di Lorong BTN Hombis, Kelurahan Lepo-lepo Kendari,” tambah Fajar.

Kemudian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,ia dikenakan pasal 187 KUHP dan subsider 188 dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.(jovi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU