Bombana 14 Tahun, Meretas Sejahtera Lewat Gembira

1.982
H Tafdil, Bupati Bombana. Ia adalah pencetus gagasan Gembira di Bombana

LENTERASULTRA.com-18 Desember 2003 silam, Kabupaten Bombana hadir menjadi bagian dari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia memisahkan diri dari induknya, Kabupaten Buton. Perjalanan daerah ini dimulai dari 6 kecamatan, lalu perlahan “berkembang biak”, dan kini menjadi 22 kecamatan.

Adalah dr Syaifuddin Dullah yang pertama kali diberi amanah menjadi Pj Bupati di daerah itu, sekaligus memulai menata birokrasi. Sekarang, tepat di 18 Desember 2017, Bombana sudah melewati perjalanan panjang dan genap berusia 14 tahun. Tentu ada banyak catatan kemajuan yang sudah digapai.

Dari 14 tahun perjalanan daerah ini, enam tahun diantaranya dipimpin H Tafdil. Ia menjadi Bupati Bombana sejak tahun 2011 hingga 2016, bersama Hj Masyhura Ila Ladamay sebagai Wakilnya, dan kemudian dilantik kembali pada Agustus 2017, menjadi Bupati Bombana. Kali ini ia didampingi Johan Salim, sebagai wakilnya.

Dan, amat pantas bila Tafdil-Johan dipilih mayoritas masyarakat Bombana untuk jadi Bupati dan Wakil Bupati mereka sampai tahun 2022 nanti. Janji duet pemimpin usungan PAN ini soal tujuh “Gembira” langsung ditunaikan. Rp 250-an miliar disiapkan untuk mengongkosi tujuh item utama Gembira alias Gerakan Membangun dengan Ridha Allah.

-IKLAN-

Angka itu lumayan fantastis karena mencapai 30 persen dari total APBD 2018 Bombana yang nilainya hanya Rp 843 miliar. “Ini bentuk komitmen kami terhadap masyarakat Bombana. Program Gembira itu bukan hanya slogan tapi memang harus diwujudkan,” kata Bupati Bombana, H Tafdil di gedung DPRD Bombana, Selasa (12/12) lalu.

Adapun tujuh program Gembira itu adalah Gembira Terang, berupa bantuan sumbangan listrik gratis untuk 500 rumah, lalu ada Gembira Cerdas berupa bantuan beasiswa pendidikan bagi 500 mahasiswa. Gembira Sehat berupa jaminan asuransi kesehatan bagi masyarakat miskin untuk 38.331 orang.

Tidak hanya itu, Tafdil-Johan juga menyiapkan Gembira Kerja berupa jaminan asuransi tenaga kerja bagi pekerja dengan risiko tinggi untuk 6.000 pekerja, lalu Gembira Taskin berupa pemberian jaminan hidup bagi warga miskin.

Kemudian ada Gembira Sejahtera berupa pembanguanan sarana dan prasarana dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat serta Gembira Kecamatan/Kelurahan/Desa berupa pengalokasian anggaran yang memadai dalam mendukung program kegiatan ditingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

“Saya berharap, dengan alokasi dana Gembira ini, secara bertahap bisa terus meningkatkan kesejahteraan rakyat Bombana. Tujuh program Gembira ini adalah bagian dari visi misi kami, bersama Pak Johan dalam memimpin Bombana,” kata H Tafdil, Bupati Bombana (danil)

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU