Asrun-Hugua Deklarasi Usai SK Parpol Terkumpul

653
Pasangan Asrun-Hugua seusai menerima SK pencalonan dari DPP PAN, yang diserahkan langsung Ketua DPP PAN, Zulkifi Hasan, bebarapa waktu lalu. Pasangan ini tidak mau buru-buru menggelar deklarasi, sebelum semua parpol pengusung terkumpul
Pasangan Asrun-Hugua seusai menerima SK pencalonan dari DPP PAN, yang diserahkan langsung Ketua DPP PAN, Zulkifi Hasan, bebarapa waktu lalu. Pasangan ini tidak mau buru-buru menggelar deklarasi, sebelum semua parpol pengusung terkumpul

LENTERASULTRA.com-Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sultra, Asrun-Hugua tak menjadikan deklarasi pencalonan sebagai sesuatu yang urgen untuk disegerakan. Bulan ini, targetnya adalah memastikan semua Surat Keputusan (SK) dari beberapa parpol pengusung terkumpul.

Sejauh ini, baru ada dua yang secara resmi menyerahkan SK-nya kepada Asrun-Hugua, yakni PAN dan PKS. Sedangkan PDIP, yang oleh Hugua disebut sudah menggelar pleno penetapan pasangan calon, belum juga mengeluarkan SK-nya secara resmi.

“Deklarasi itu kan hanya seremonial saja. Pasti akan kami gelar, tapi tunggu komunikasi dengan semua parpol tuntas,” kata Abdurrahman Shaleh, Ketua PAN Sultra. Yang ia pastikan, acara itu pasti digelar.

“Kita tunggu dulu partai-partai lain yang akan bergabung dan merapatkan barisan bersama Asrun-Hugua,” kata Ketua DPRD Sultra itu. Menurut ARS, yang lebih penting adalah semangat untuk memperjuangkan hati rakyat.

Sebelumnya, Sekretaris Umum PAN Sultra, Adriatma Dwi Putra (ADP) pernah bilang, bahwa bakal ada 4 sampai lima partai tambahan pengusung Asrun-Hugua, diluar PAN dan PDIP. Dua hari setelah ia menyatakan itu, Senin (30/10) lalu, PKS sudah menyerahkan SK-nya.

Harapan bertambah itu terbuka lebar. Informasi yang diterima lenterasultra.com, Senin (6/11), satu partai lagi akan menyerahkan dukunganya ke Asrun-Hugua. Ada pula partai yang sebenarnya sudah sejak lama menyerahkan surat tugas ke Asrun, hanya belum diterbitkan SK-nya. Sangat mungkin tiga partai yang punya kursi di DPRD akan segera bergabung.

Abdurrahman Shaleh punya keyakinan yang sama dengan ADP, dan ia sudah tahu partai mana yang bakal bergabung. “Kalau saya beberkan langsung di hadapan publik, itu tidak etis. Sebab menyangkut etika berpartai, tentu ada mekanismenya,” kata mantan anggota DPRD Kota Kendari itu.

Tambah dia, saat ini yang pasti komunikasi dengan beberapa parpol terus dilakukan. Karena sesungguhnya, dalam berpartai yang lebih penting adalah komunikasi. Boleh berbeda dan berkompetisi tetapi komunikasi tak bisa dihilangkan dalam berpolitik.

Selain bicara dukungan parpol, ARS juga menyinggung tentang peluang menang pasangan Asrun-Hugua. Menurut Rahman Shaleh-pangilannya-duet pemimpin yang diusung partainya, sudah tidak lagi bicara menang, tapi strateginya sedang disusun bagaimana bisa menang besar.

“Langkah-langkah tehnis untuk meraih kemenangan sudah ada. Nanti tinggal penguatan terhadap tugas-tugas penting saja. Jadi strukturnya sudah ada di internal kami. Tinggal kita samakan dengan koalisi partai yang ada dan yang akan bergabung,” pungkas Abdurrahman Shaleh.(isma)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU