Kapolda Minta Wartawan Sajikan Informasi Akurat, Edukatif dan Berimbang

6
Kapolda Sultra Irjen Himawan Bayu Aji dalam acara Cofee Morning dan Silaturahmi dengan pimpinan Organisasi Perusahaan Media, Pimpinan Organisasi Profesi dan wartawan di Aula Dhacara Polda Sultra, Jumat, 4 September 2026.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara, Irjen Polisi Himawan Bayu Aji meminta wartawan agar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat harus akurat, objektif, edukatif dan berimbang. Abiturien Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1995 ini bilang bahwa forum silaturahmi menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun hubungan yang semakin baik antara jajaran kepolisian dan insan pers.

Hal ini diungkapkan jenderal bintang dua Polri itu saat kegiatan Coffee Morning silaturahmi dan penguatan sinergi kehumasan Polda Sultra bersama pimpinan organisasi media, organisasi wartawan, pimpinan media dan jurnalis di Mapolda Sultra, Jumat (4/9/2026). “Media memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk mendukung demokrasi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, saya mengingatkan pentingnya ketelitian dalam mengolah setiap informasi sebelum dipublikasikan. Informasi yang dipublikasikan begitu cepat. Karena itu, perlu kita cerna dan analisis, apakah informasi tersebut akurat atau justru merupakan misinformasi,” katanya.

Menurut Irjen Himawan, Polda Sultra tidak dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara langsung dalam menyampaikan berbagai kegiatan, kebijakan maupun informasi kepolisian. Karena itu, keberadaan media menjadi bagian penting dalam menjembatani informasi antara kepolisian dan masyarakat. “Kami menyadari tidak memiliki tangan yang cukup panjang untuk menjangkau seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kami tidak dapat dipisahkan dari teman-teman media untuk menyampaikan informasi yang baik, akurat dan memberikan edukasi,” katanya.

Selain menjadi mitra penyampaian informasi, Kapolda menegaskan Polda Sultra terbuka terhadap kritik dan masukan konstruktif dari insan pers. Kritik tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. “Kita tidak bisa melihat diri kita sendiri secara utuh. Karena itu, teman-teman media bisa memberikan masukan kepada kami sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan bersama,” ungkapnya.

Kapolda juga menyinggung sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Polda Sultra, mulai dari pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran narkotika, persoalan pertambangan hingga tindak kekerasan. Menurutnya, penanganan berbagai persoalan tersebut harus dilakukan secara tepat dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Ke depan, apa yang kita lakukan harus bisa selaras dengan apa yang diinginkan masyarakat,” tegasnya.

Melalui kemitraan yang semakin kuat antara kepolisian dan insan pers, Irjen Himawan berharap stabilitas kamtibmas di Sulawesi Tenggara dapat terus terjaga. Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada publik, menangkal misinformasi serta memastikan berbagai program dan kebijakan kepolisian dapat dipahami masyarakat secara utuh. “Ke depan kita harus terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas kamtibmas, memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendukung pelayanan yang optimal,” ungkapnya. (Adhi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.