Jenderal Polisi Seangkatan Kapolri, Pimpin Apel Pagi di SMAN 1 Kendari

Wakapolda Sultra Brigjen Budi Hermawan saat memimpin apel di SMAN 1 Kendari. Foto : Humas Polda Sultra

KENDARI, LENTERASULTRA.COM — Ada yang berbeda saat apel pagi di SMAN Kendari, Senin, 19 Oktober 2026. Pimpinan apel di sekolah itu bukan guru atau kepala sekolah, tetapi Wakapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol. Budi Hermawan. Kehadiran Alumni Akademi Kepolisian tahun 1994 untuk memimpin apel sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden dan program Quick Wins Kapolri yaitu Polisi Peduli Pendidikan (Polidik).

Apel pagi tersebut diikuti oleh Kepala SMAN 1 Kendari, Nur Aida, beserta segenap dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa dan siswi. Kehadiran Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 ini menjadi momen penting untuk memberikan arahan langsung kepada para pelajar mengenai tantangan serta pembentukan karakter generasi muda.

Dalam amanatnya, rekan seangkatan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Akpol ini menekankan dua isu kritis yang marak memengaruhi remaja saat ini, yaitu bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampak negatif perundungan (bullying). Ia mengingatkan para siswa bahwa masa SMA merupakan fase krusial untuk mengenali potensi diri, membangun pergaulan yang positif, serta mempersiapkan masa depan.

Wakapolda Sultra Brigjen Budi Hermawan (tengah) bersama kepala sekolah, guru dan siswa dan siswi di SMAN 1 Kendari. Foto : Humas Polda Sultra 

Terkait bahaya narkoba, Brigjen Pol. Budi Hermawan mengimbau para siswa agar tidak pernah mencoba-coba barang haram tersebut. “Narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan konsentrasi belajar serta cita-cita yang sedang kalian perjuangkan,” kata Wakapolda.

Selain itu, Wakapolda juga menyoroti masalah perundungan yang kerap berkedok candaan. Ia menegaskan agar siswa saling menghargai perbedaan, tidak merendahkan sesama teman, serta menghentikan segala bentuk bullying baik secara fisik, verbal, maupun di media sosial.

Kepada para pendidik dan tenaga kependidikan, ia berharap pihak sekolah terus konsisten menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan responsif terhadap perubahan perilaku siswa. Sinergi antara Kepolisian, sekolah, dan orang tua dinilai sangat penting untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas di lingkungan pendidikan.

Mengakhiri amanatnya, Brigjen Pol. Budi Hermawan mengajak seluruh siswa SMAN 1 Kendari untuk terus berprestasi, menjaga nama baik sekolah, dan senantiasa berani menolak segala ajakan yang merusak. Ia berpesan agar para siswa bijak dalam memilih pergaulan serta mengambil keputusan yang dapat membawa dampak positif bagi masa depan bangsa. (Adhi)

Budi HermawanPolda SultraSMA 1 Kendariwakapolda