Diisukan Pecah Kongsi, Bupati dan Wabup Bombana Justru Tetap Mesra

Bupati Bombana, Burhanuddin bersama Wakilnya, Ahmad Yani saat apel akbar penyerahan SK PPPK Paruh Waktu, dua hari lalu. Burhanuddin bahkan tidak mau memulai acara jika pasanganya itu belum hadir di lokasi, ia memilih menunggunya. FOTO:DISKOMINFOS BOMBANA

 

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM-Enam bulan terakhir, kabar tentang kurang harmonisnya Bupati Bombana, Burhanuddin dan wakilnya, Ahmad Yani sudah sering jadi desas-desus di ruang publik daerah itu. Pelantikan pejabat eselon dua yang diklaim tanpa melibatkan sang wakil, serta beberapa kebijakan strategis yang seringkali tanpa pengetahuan pasanganya jadi rujukan banyak pihak menyebarkan kabar tersebut. Isu makin santer setelah serangkaian aksi unjuk rasa di Kejati Sultra terkait Burhanuddin, dan Ahmad Yani dikait-kaitkan.

Tapi semua hanya rumor. Di berbagai kesempatan, pemimpin daerah pilihan mayoritas rakyat Bombana ini tetap terlihat menunjukan keakraban. Ketika menjamu kehadiran Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, Agustus lalu keduanya kompak. Teranyar, kemesraan itu kembali ditunjukan keduanya saat apel akbar bersama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3K PW) di Kantor Bupati Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Senin, 5 Oktober 2026.

Saat itu, Bupati Burhanuddin yang sudah hadir di lokasi acara, bahkan membaur bersama para kepala dinas dan badan, camat, kepala Puskesmas serta kepala sekolah berdiri bersama 2.106 P3K PW dibawah terik matahari, memilih menunda memulai acara dan menunggu pasangannya itu. “Kita tunggu dulu Pa Wakil. Beliau sementara perjalanan ke kantor,” kata Burhanuddin yang langsung disambut tepuk tangan banyak orang.

Kurang lebih 10 menit, Bupati Bombana menanti kehadiran pasangannya. Begitu Wakil Bupati muncul, Burhanuddin yang sudah berdiri dibawah terik matahari bersama seluruh pejabat eselonnya, langsung menyambut kedatangan Ahmad Yani. Bupati yang semula berdiri menghadap disisi timur depan barisan upacara P3K PW lalu membalikan badannya disebelah barat, depan kantor bupati untuk merespon kehadiran Ahmad Yani. Bupati dan Wakil Bupati terlihat saling mengulurkan tangan kanan untuk beruluk salam lalu disusul dengan mendekatkan atau menempelkan kepala atau “cipika-cipiki”.

Momen saat Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani tiba di lokasi dan langsung disambut mesra Bupati Burhanuddin. Keduanya terlihat tesenyum, sekaligus menghapus rumor bahwa ada keretakan keduanya. FOTO:ADHI

 

Momen ini menjadi perhatian menarik seluruh peserta apel akbar termasuk kepala OPD, Camat, Kepala Puskesmas dan Kasek yang berdiri dibarisan yang sama dengan Bupati dan Wakil Bupati. Termasuk anggota DPRD Bombana, Yudi Utama Arsyad, satu-satunya anggota dewan yang hadir diacara tersebut. Berdiri tepat disamping kanan Bupati Bombana, Yudi utama yang juga Ketua DPC Partai Bulan Bintang Bombana ini terlihat mengamati dengan seksama tampil mesranya kedua pasangan kepala daerah di Wonua Bombana tersebut.

Begitu Ahmad Yani tiba di tempat apel akbar dan berdiri disamping kiri bupati, gelaran apel akbar langsung dimulai. “Kalau tampil mesra begini kan bagus dan adem,” celetuk salah satu satu ASN yang turut menyaksikan langsung momen menarik di apel akbar tersebut.(adhi)