KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Muhammad Fadlansyah menjadi salah satu pejabat yang berkarir moncer di masa pemerintahan Andi Sumangerukka sebagai Gubernur Sultra. Hanya dalam waktu sebulan-bahkan kurang dua hari- purna praja (PP) Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) 05 ini, dua kali dilantik menjadi pejabat utama di Pemprov Sultra. Pertama ia disahkan jadi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) plus Plh Sekretaris Daerah (Sekda). Lalu, 28 hari berikutnya ia sudah diangkat jadi Pj Sekda Sultra.
Alumni SMAN 1 Baubau tahun 1992 ini dilantik menjadi Kadishub Sultra pada Senin, 20 April 2026, bersamaan dengan ia serahi tanggungjawab jadi Plh Sekda, menggantikan Asrun Lio yang memilih kembali berkarier di kampus sebagai akademisi. Sedangkan pengambilan sumpah jabatan sebagai Pj Sekda Sultra terhadap mantan Sekcam Baruga ini juga digelar Senin, 18 Mei 2026. Pejabat yang melantiknya juga sama, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka. Tempatnya juga digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat pelantikan menyebut bahwa pelantikan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sultra dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan, sekaligus memastikan pelayanan publik dan tata kelola organisasi tetap berjalan optimal. “Posisi Sekda itu punya peran penting dalam menggerakkan organisasi pemerintahan daerah,” kata ASR.
Menurutnya, Sekda tidak hanya bertugas membantu kepala daerah dalam penyusunan kebijakan, tetapi juga mengoordinasikan perangkat daerah agar mampu bekerja secara harmonis dan efektif. “Kita pahami bersama bahwa Sekretaris Daerah adalah jabatan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sekda harus mampu mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki agar pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi pemerintahan dapat berjalan maksimal,” ujar gubernur.
Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk memberikan dukungan penuh kepada Pj Sekda yang baru dilantik demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang solid, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Saya tidak akan mampu bekerja sendiri. Semua harus saling mendukung. Mari kita bekerja bersama-sama,” tegasnya.
Gubernur menyampaikan keyakinannya bahwa Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si memiliki kapasitas, pengalaman, serta integritas untuk menjalankan amanah sebagai Penjabat Sekda Sultra. “Beliau (Fadlansyah) sudah lama mengabdi di Sultra. Dengan kapabilitas, kemampuan, dan pengalaman yang dimiliki, saya yakin beliau pantas mengemban tugas ini. Karena itu, saya memberikan penekanan untuk mengoptimalkan roda organisasi pemerintahan,” katanya.
Dalam sambutannya, gubernur juga menjelaskan bahwa penunjukan Pj Sekda dilakukan setelah berakhirnya masa jabatan Sekda sebelumnya, Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, sesuai Keputusan Presiden RI Nomor 45/TPA Tahun 2026. Usulan pengangkatan Muhammad Fadlansyah kemudian mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri melalui surat Nomor 100.2.2.6/4005/SJ tanggal 7 Mei 2026.
Selain itu, Gubernur Sultra memastikan bahwa proses pengisian jabatan Sekda definitif nantinya akan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka. “Nanti akan ada seleksi terbuka. Diberikan kesempatan kepada siapa saja yang memenuhi syarat untuk mengikuti proses tersebut,” tutupnya.(*)
Penulis : Adhi