KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Kendati di situasi fiskal terbatas, Bupati Bombana Burhanuddin tetap berusaha memenuhi berbagai aspirasi warganya. Salah satunya adalah komitmen untuk membenahi asrama mahasiswa Bombana di Makassar yang saat ini kondisinya lumayan memprihatikan. Bukan saja bangunan yang butuh perbaikan, tapi akses jalan masuk kawasan yang kerap tergenang banjir hingga menyusahkan para penghuni.
Janji perbaikan itu disampaikan Bupati Burhanuddin saat menerima audiensi pengurus Ikatan Mahasiswa Pelajar Indonesia Bombana (IMPIB) Makassar yang menemuinya, Selasa (31/3) lalu di Rujab Bupati Bombana. Dalam pertemuan tersebut, pihak Pemda menyatakan tengah mencari alternatif anggaran yang dapat dialihkan untuk dua kebutuhan mendesak yakni perbaikan akses jalan dan renovasi bangunan asrama.
“Insya Allah tahun ini kami pastikan ada perbaikan jalan untuk asrama di Makassar. Saya sudah usulkan hal ini ke Pak Sekda karena statusnya sangat prioritas. Kami juga akan segera menurunkan tim konsultan untuk meninjau langsung kondisi bangunan asrama tersebut,” tegas Burhanuddin. Bupati menambahkan bahwa perhatian terhadap fasilitas mahasiswa di luar daerah merupakan langkah strategis yang mengintegrasikan amanat konstitusi dengan otonomi daerah.
Sementara itu, Wakil Ketua IMPIB Makassar, Tajering menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemda yang sudah berjanji akan menuntaskan masalah di asrama mahasiswa Bombana di Makassar, yang saat ini kondisinya memang cukup memprihatinkan. Ia berharap agar komitmen itu benar-benar diwujudkan agar keresahan anak anak Bombana yang kini berkuliah di Makassar dan mengandalkan asrama, bisa teratasi.
Tajering mengaku, aspirasi mereka terkait kondisi asrama mahasiswa tersebut sejatinya juga akan mereka sampaikan di depan DPRD Bombana. Sayangnya, permintaan mereka melalui surat untuk bertemu para pimpinan dewan, sampai saat ini belum disahuti. “Makanya kami inisiatif langsung bertemu Pa Bupati dan Pak Sekda, syukurlah bisa diterima. Kami sudah mendengar janji Pa Bupati, sekarang tinggal menunggu realisasi itu,” tukas Tajering.(abi)