KENDARI, LENTERASULTRA.COM-10 atau 20 tahun kemudian, jalur lintas kereta api yang menghubungkan semua daerah di Sulawesi Tenggara bukan mustahil bakal terwujud. Anggota DPR RI dari Dapil Sultra, Ridwan Bae tengah memperjuangkan gagasan tersebut ke Kementerian Perhubungan. Tentu saja tak bisa instan, tapi sejak saat ini sudah harus dipikirkan.
Saat ini, jalur kereta api di Sulawesi baru ada di Kota Makassar menuju Parepare. Sedangkan di Sultra, dalam grand desain yang sudah ia sampaikan ke kementerian terkait, dimulai dari Kolaka Utara, Kolaka dan Kolaka Timur hingga Kota Kendari. “Setelahnya, Kendari lanjut ke Morowali di Sulawesi Tengah. Itu yang sedang saya perjuangkan saat ini,” kata Ridwan di Kendari, Jumat (6/12) lalu.
Baginya, gagasan ini bakal dianggap banyak orang tidak terlalu penting atau bahkan mustahil. Tapi Ridwan menilai, di masa depan, Sultra membutuhkan moda transportasi tersebut untuk mengakses semua daerah lebih cepat. Apalagi, saat ini, geliat ekonomi di Sultra makin meningkat dari berbagai sektor. “Jika pun misalnya sampai masa jabatan saya selesai di DPR RI, mimpi ini belum terwujud, tapi sudah harus kita mulai dan harus ada yang lanjutkan,” tukas mantan Bupati Muna dua periode itu.
Selain soal kereta api, jembatan yang menghubungkan semua daerah di Sultra juga harus terbangun. Saat ini, yang sudah dalam proses adalah jembatan Muna-Buton. Butuh setidaknya anggaran Rp 6 triliun lewat skema pembiayaan APBN. “Insya Allah tahun ini sudah mulai jalan dan dibangun proyek jembatan Muna-Buton itu,” terang Wakil Ketua Komisi V tersebut.
Setelah Muna Buton, prioritas berikutnya adalah Muna ke daratan Kendari yang nantinya bakal dibangun jembatan penghubung di Tampo ke Toli-toli di Moramo, Konawe Selatan. Estimasi biaya yang dibutuhkan untuk proyek tersebut adalah Rp8 triliun. “Kalau ini sudah jadi, dari Kendari ke Muna sampai Baubau lewat jalur darat semua. Mobilitas orang makin tinggi nantinya,” yakin Ridwan.
Di Sultra ini, kata Ridwan, hanya tiga daerah yang tidak mungkin disambung daratan lewat jembatan yakni Wakatobi, Konawe Kepulauan dan Pulau Kabaena. Tapi wilayah lain, semua bisa. Bahkan Ridwan berharap, tidak hanya di Sultra tapi di semua jazirah Pulau Sulawesi. Ia sudah melakukan riset, dari 81 kabupaten/kota di Sulawesi, 73 diantara bisa disatukan lewat daratan.
“Kecuali misalnya, Selayar di Sulsel lalu ada Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara,” imbuhnya. Tentu saja, butuh kolaborasi dengan semua anggota DPR RI dari Sulawesi untuk mendorong agar seluruh wilayah di Bumi Selebes ini terhubung oleh jembatan dan dibangun jalur-jalur kereta api. Negara, kata Ridwan, harus benar-benar memperhatikan Pulau Sulawesi.(abi)