BOMBANA, LENTERASULTRA.COM-Hampir setahun menjabat sebagai Bupati Bombana, Burhanuddin akhirnya melakukan pergantian pejabat strukturalnya. Rotasi perdana di kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, Burhanuddin menyasar pucuk pimpinan dihampir semua organisasi perangkat daerah atau OPD. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, yakni sebanyak 24 kepala dinas dan badan.
Pelantikan pertama dilevel jabatan pimpinan tinggi pratama dilaksanakan Jumat, 6 Februari 2026 sekitar pukul 10.30 Wita di pelataran Rujab Bupati. Dari 24 pejabat eselon dua yang dilantik, 17 diantaranya berganti posisi. Lalu ada empat orang yang disahkan kembali di jabatan semula. Sedangkan tiga lainnya masuk kotak alias diparkir menjadi staf ahli.
Tiga pejabat eselon dua yang sebelumnya di instansi teknis lalu jadi staf ahli adalah Ridwan. Sebelumnya, tokoh pemekaran Bombana ini duduk di posisi Inspektur Inspektorat. Kini ia digeser menjadi Staf Ahli bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan. Kemudian yang tak kalah mengagetkan adalah Deddi Van Alva Slamet. Ia bahkan belum dua tahun promosi ke eselon dua dan mengampu posisi mentereng yakni Kepala Badan Kepegawaian, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan. Terakhir adalah Anisa Sri Prihatin, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga diparkir menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Sementara empat pejabat eselon dua yang dilantik kembali dijabatannya semula yakni, Klavarios Syamrut sebagai Sekretaris DPRD, Hasdin Ratta tetap menduduki jabatan Kepala BPBD, Sarif sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Firdaus tetap menjabat Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sedangkan 17 kepala dinas lainnya bergeser jabatan dari posisi semula. Meski mutasi ini menyasar lebih dari setengah kepala OPD di Bombana, di rotasi perdana ini, Bupati Burhanuddin dan Wakilnya, Ahmad Yani, tidak satupun menonjob kepala OPD.
Bupati Bombana Burhanuddin memimpin langsung pelantikan 24 kepala dinas dan badan dipemerintahannya. Menurut Burhanuddin, pelantikan jabatan pimpinan tinggi bukan hal seremonial saja. Pelantikan yang digelar di rumah jabatan bupati merupakan peneguhan amanah serta penegasan tanggung jawab dan panggilan pengabdian.
“Jabatan yang saudara emban bukanlah suatu hadiah tetapi medan juang. Bukan simbol kehormatan melainkan beban kepercayaan rakyat Bombana yang harus dijawab dengan kerja nyata dan hasil yang terukur,” katanya. Ia menegaskan, jika pejabat eselon dua yang baru dilantiknya, ibarat dalam sebuah gerbong, pejabat itu adalah lokomotif.
“Jika kalian lambat bekerja, maka organisasi akan tertinggal. Jika saudara ragu maka pelayanan pasti akan tersendat. Kemudian jika saudara nyaman di zona aman, maka Bombana akan kalah bersaing dari kabupaten-kabupaten lain,” ungkapnya.(red)
Berikut nama-nama Pejabat Eselon
Dua yang dilantik Burhanuddin
- Sadli Sirajuddin : Kepala Dinas Sosial
- Kalvarios Syamrut : Sekretaris DPRD
- Doddi A Muchlisi : Kadis Perpustakaan
- Husrifna Rachim : Kepala Badan Kesbang Politik
- Muhammad Hadi : Asisten Administrasi Umum
- Dr Sunandar : Inspektur Inspektorat
- Alfian : Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja
- Darwin : Kepala Badan Keuangan Daerah
- Drs Hasdin Ratta : Kepala BPBD
- Mappatang : Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
- Anisa Sri Prihatin : Staf Ahli
- Sumarni : Kadis Ketahanan Pangan
- Sahrun : Kadis PU dan Penataan Ruang
- Ridwan : Staf Ahli
- Deddy Van Alfa : Staf Ahli
- Abdul Rahman : Kadis PTSP
- Muhammad Siara : Kadis Kominfo
- Abdul Muslikh : Kepala BKPSDM
- Binuraeni : Kepala Balitbang
- Sarif : Kadis Pertanian
- Sofyan Baco : Kadis Perumahan
- Rusman : Kadis Perindagkop dan UKM
- Pajawa Tarika : Kasat Pol PP
24. Firdaus