HIPMI Bombana Siap Kolaborasi Sukseskan Program “BERANI”

Arsan Arsyad, Ketua HIPMI Bombana dalam sebuah kegiatan organisasi. Pengusaha muda ini berharap Bombana kian maju dan HIPMI siap berkolaborasi dengan Pemda. FOTO :IST

 

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM-Kabupaten Bombana sedang berulang tahun ke 22, tepat 18 Desember nanti. Daerah yang 10 bulan terakhir itu dipimpin pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani itu sedang giat membangun berbagai sektor, agar target Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan bisa terwujud. Demi ikut menyukseskan semua program pemerintah daerah, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bombana siap berkolaborasi dan bersinergi.

“Lebih awal, kami ingin mengucapkan selamat ulang tahun ke 22 untuk Bombana. Banyak hal sudah dicapai, tapi tak sedikit juga kemajuan yang masih harus kita kejar bersama. Sebagai anak-anak negeri ini, HIPMI sangat siap bersinergi dan membangun kerja-kerja kolaborasi dengan pemerintah daerah,” kata Arsan Arsyad, Ketua BPC HIPMI Bombana, dalam rilisnya yang dikirimkan kepada lenterasultra.com, Senin (15/12).

Arsan menyampaikan, bahwa membangun Bombana tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tapi semua komponen daerah mestinya ikut terlibat dan dilibatkan dalam sebuah kolaborasi kolosal. “HIPMI sangat bisa diajak bersinergi, khususnya terkait iklim investasi daerah, pemberdayaan pengusaha lokal dari semua sektor ekonomi. HIPMI punya pengusaha-pengusaha muda yang siap berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” kata Arsan.

Ia memberi contoh, terkait gaduh soal galian C. Dalam pandangan HIPMI, pemerintah mestinya memberikan ruang dan mendorong pemilik lahan untuk mengurusi perizinan agar legalitasnya jadi kuat. Kondisi saat ini, seperti ada pembiaran sehingga ada saling curiga diantara para pengusaha dan juga kepercayaan terhadap pemerintah. Tujuannya, biar iklim investasi di daerah bisa terjaga tanpa adanya dugaan pelanggaran hukum.

“Ada banyak program pemerintah khususnya yang didanai APBD/APBN. Sebenarnya, pengusaha lokal Bombana mampu dan memiliki akses modal yang sama sepanjang diberi ruang untuk bersaing. Ini sekaligus sebagai ruang pemberdayaan dan secara tidak langsung ikut memajukan sektor-sektor ekonomi lokal,” tukasnya. Arsan yakin, HIPMI Bombana, sepanjang diberi kepercayaan berkontribusi bagi daerah, memiliki tanggungjawab moral yang kuat untuk ikut bersama-sama memajukan daerah.

Arsan menekankan, keterlibatan HIPMI tidak hanya soal pemberdayaan dan pelibatan dalam program pemerintah tapi juga bisa dalam bentuk sharing gagasan, memberi masukan dalam program peningkatan ekonomi daerah. Apalagi di era kepemimpinan pasangan berakronim “BERANI” atau bersama Bur-Ahmad Yani ini, mengusung tagline Bombana sebagai daerah investasi. Nah, HIPMI ingin mengambil peran, dengan jejaring pengusaha yang luas, bisa menaik investasi.

“Bisa saja kan ada program muhibah ekonomi. Pemda studi banding ke daerah lain, menjajaki kerja sama investasi. HIPMI bisa dilibatkan juga. Saya percaya, Pa Burhanuddin sebagai Bupati dan Ahmad Yani, sebagai Wakil Bupati punya keinginan besar agar daerah ini maju dan berdaya saing. Tapi, tidak bisa jika semua dikerjakan sendiri. Ini kerja kolaborasi,” tandasnya.

Makanya, Arsan berharap diusia Bombana yang 22 tahun ini, kemajuan tetap terjaga meski di era efisiensi anggaran. Pemda tak bisa hanya mengandalkan anggaran daerah, harus kreatif membangun kerja sama dengan pihak lain khususnya di bidang ekonomi. Potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah itu, sangat layak untuk membuka ruang investasi yang berorientasi pada kemajuan daerah.

“Secara khusus, sebagai pengusaha lokal, HIPMI meminta agar di tahun kedua pemerintahan BERANI, agar pengusaha daerah juga bisa dilibatkan dan diberdayakan. Jangan membuat dikotomi, pengusaha luar dan lokal. Sepanjang diberi ruang dan kesempatan, kualitas pekerjaan kami juga setara bahkan lebih baik karena punya tanggungjawab moral terhadap daerah. Kami ingin sama-sama membangun Bombana,” pungkas Arsan.(red)