I Dewa Nyoman Widiana ; Dulu Apoteker, Kini Perwira TNI AL

I Dewa Nyoman Widiana saat dipercaya menjadi Komandan upacara pada puncak perayaan HUT RI ke–80 di Kota Kendari, belum lama ini. FOTO :IST

 

TIRAWUTA, LENTERASULTRA.COM-Pangkalan TNI AL (Lanal) Kendari punya satu sosok prajurit muda dengan rentetan prestasi membanggakan selama kariernya. Namanya, Kapten Laut (K) I Dewa Nyoman Widiana, S.Si,.Apt. Ia lahir dan besar di Kecamatan Ladongi, Kolaka Timur. Beban tugasnya saat ini tak mudah, yakni menjadi Kepala Balai Kesehatan (BK) Lanal Kendari. Nyoman Widiana memang memiliki latar belakang Pendidikan ilmu kesehatan.

Nyoman Widiana sejatinya tidak merintis masa depannya lewat jalur prajurit. Ia bahkan sudah sempat menyelesaikan Pendidikan tingginya termasuk mengampil jalur profesi sebagai Apoteker. Itulah kenapa ia memiliki tambahan gelar Apt di belakang namanya. “Saya selesai di sebuah kampus kesehatan di Jawa, tahun 2015 lalu,” kata Nyoman Widiana, ketika berbincang dengan lenterasultra.com, di Ladongi, belum lama ini.

Usai mendapat gelar Apoteker, alih-alih melanjutkan rencana pengabdiannya di bidang kesehatan, Nyoman Widiana malah kepincut untuk jadi prajurit TNI Angkatan Laut. Itu memang salah satu cita-citanya yang tak bisa ia wujudkan saat masih remaja. Kesempatan itu datang ketika ada penerimaan perwira TNI AL dari jalur pendidikan Perwira Prajurit Karir (Papk) tahun 2015, lalu.

Hanya sekali seleksi, alumni SMA Ladongi tahun 2005 ini langsung dinyatakan lulus. Pendidikan militer pun ditempuh di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Di tempat inilah, jiwa kepemimpinannya menonjol dibanding kawan-kawan seangkatanya. Ia sempat dipercaya sebagai Komandan Pleton dan Ketua Senat TNI AL Papk 2015 saat menempuh pendidikan golongan di markas Komando pendidikan dan latihan TNI AL surabaya tahun 2016.

Tak sampai disitu, prestasi pria yang kini berusian 40 tahun tersebut merupakan Peraih nilai tertinggi dan menjadi salah satu lulusan Terbaik saat menempuh Pendidikan khusus dan spesialis TNI AL (DIKPESPA) tahun 2020 di Kodiklatal surabaya,.

Dengan latar belakang sebagai seorang Apoteker, mengantarkan pria pencinta bela diri black panther ini menjalani penugasan pertamanya di rumah sakit angkatan (Rumkita AL) Midiyato Suratani di Tanjung  Pinang, di Kepulauan Riau. Nyoman Widiana juga sempat berdinas  pada Rumkital Jala Ammari Lantamal VI Maskassar,  sebelum akhirnya dipindah tugaskan ke Lanal Kendari, sampai saat ini.

“Di Lanal Kendari saya mendapat amanah menjabat sebagai Kepala BK, dan dipercaya juga menjadi Kepala Primkopal Lanal Kendari,” terang pria yang pernah ditunjuk sebagai Komandan upacara pada puncak perayaan HUT RI ke–80 di Kota Kendari, belum lama ini.

Nyoman Widiana menegaskan bahwa menjadi Anggota TNI angkatan laut adalah kebanggaan tersendiri buat dirinya  dan keluarga karena memang sudah ia cita citakan sejak kecil, yang akhirnya bisa diwujudkan melalui perjuangan yang tidak mudah.

Selain menekuni karir sebagai seorang prajurit TNI AL, putra pasangan I Dewa Putu Gede Arta dan Ni Made Suardi, juga aktif dalam berbagai kegiatan Sosial kemasyarakatan dengan membina sejumlah pelaku UMKM di Kolaka Timur yang  merupakan tanah kelahirannya. (rik)