Dominasi Nasdem di Mubar Roboh Ditumbangkan Banteng

 

Kader-kader PDIP Muna Barat dalam sebuah kesempatan kegiatan partai dan konsolidasi kader jelang Pemilu 2024. Rutinitas bertemu dan mengatur strategi semacam ini menjadi salah kunci sukses partai berlambang kepala banteng itu memenangkan Pemilu tingkat DPRD kabupaten di Mubar, mengalahkan Nasdem yang jadi jawara Pemilu tahun 2019. FOTO :PDIP MUBAR FOR LS

 

LAWORO, LENTERASULTRA.COM-Kedigdayaan Partai Nasdem di Muna Barat saat Pemilu 2019 lalu ternyata sulit mereka ulang di Pemilu 2024 ini. Berdasarkan hasil hitung manual berbasis Sirekap KPU, dari 72 persen suara yang masuk untuk Pemilu tingkatan DPRD kabupaten, terlihat bila yang berpeluang menang adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Mereka menang di tiga daerah pemilihan di wilayah itu. Sembilan kursi Nasdem yang diraih lima tahun lalu, kini terancam hilang.

Sebagai ilustrasi, lima tahun lalu, Nasdem benar-benar menguasai Mubar. Suara partai bernomor urut 5 ini dari tiga daerah pemilihan di daerah itu mencapai 17.345. Keputusan KPU kemudian menggajar Nasdem dengan 9 kursi untuk DPRD Mubar. Di Dapil 1 yang terdiri dari kecamatan Kusambi, Napano Kusambi dan Sawerigadi dapat 3 kursi, lalu di Dapil 2 yang terdiri dari Kecamatan Lawa, Wadaga, Baragka dan Tiworo, partai besutan Surya Paloh ini meraih 2 kursi, dan terakhir di Dapil 3 yang berasal dari Tiworo Kepulauan, Tiworo Tengah, Maginti dan Tiworo Utara, Nasdem dapat 4 kursi.

Situasi kemudian berubah di Pemilu kali ini. Berdasarkan hitung manual KPU, dengan suara masuk mencapai 72 persen total pertanggal 22 Pukul 11.00 Wita, Nasdem terlihat tertinggal dari PDIP. Di Dapil 1 misalnya, mereka baru mendapatkan 916 suara (60,26 persen Sirekap), kemudian di Dapil 2 untuk saat ini hanya 1851 (95,40 persen Sirekap) dan di Dapil 3, baru terkumpul 1866 suara (59,55). Nasdem diprediksi hanya akan mendapat satu kursi di tiap dapil atau tersisa 3 kursi dari 9 yang sebelumnya.

“Saya belum bisa berkomentar soal perolehan suara dan kursi Partai Nasdem di Muna Barat yang menurut hitungan banyak pihak menurun,” tanggap La Insafu, Ketua DPD Partai Nasdem Muna saat diminta tanggapanya oleh lenterasultra.com, Rabu (21/2/2024) malam. Katanya, pihaknya baru akan menanggapi masalah ini jika pleno rekap di KPU Mubar sudah tuntas. “Kami masih tunggu pleno KPU,” imbuhnya.

Tak seperti koleganya di Nasdem, PDIP Muna Barat, meski KPU belum mengumumkan keputusannya, partai berlambang banteng ini sudah kadung yakin jika mereka bakal jadi pemenang di Pemilu 2024 di Muna Barat. Hitungan internal mereka menunjukan, ada lima kursi yang berhasil diraih kader-kadernya di parlmen. “Insya Allah, Ketua DPRD Mubar itu dari PDIP,” bahagia Mahmud, Ketua PDIP Mubar kala dihubungi.

Bagi PDIP, kata Mahmud, ini tentu saja jadi catatan luar biasa karena jadi sejarah bagi mereka sebagai sebuah partai politik, apalagi jika nanti hasil hitungan internal mereka sama atau tidak jauh dari hasil pleno KPU. “Hitungan kami sudah aman lima kursi. Dari Dapil 1, satu kursi, Dapil 2 ada dua kursi, dan di Dapil 3 juga dua kursi,” klaimnya.

Mahmud menjelaskan, raihan suara PDIP tahun ini berkat kerja keras semua pengurus, kader dan tentu saja simpatisan partai nomor urut 3 ini. Ia mengenang bahwa di Pemilu 2014 lalu, partainya baru bisa menyumbang 1 kursi di DPRD, lalu bertambah 1 kursi lagi saat Pemilu 2019. Usaha keras kader merah akhirnya berbuah manis di tahun 2024, karena bisa mencetak 5 kursi atau naik 150 persen.

“Pada Pemilu 2024 ini saya di instruksikan harus naik 100 persen suara dari pemilu tahun 2019. Ternyata saya berhasil menaikan 150 persen atau 5 kursi. Tentu ini bukan kebetulan, tapi memang kami sudah direncanakan jauh sebelumnya,” jelas Mahmud, yang sayangnya meski ikut berkompetisi di Dapil 1, suaranya tak sebanyak kader lain yang berpotensi mendapatkan kursi.

Berdasarkan hasil perhitungan cepat internal partai PDIP, Mahmud menyebut jika kader yang berhasil lolos di Dapil 1 bernama Wa Mina. Sedangkan di Dapil 2, ada nama La Ode Harlan Sadia. Ia adalah Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Mubar. Sedangkan kursi kedua berhasil diboyong kader bernama Rafiudin. Terakhir di dapil tiga ada I Gede Anggadiyatma serta Hasmiati. Keduanya adalah debutan di dunia politik.

Klaim 5 kursi PDIP memang terlihat tak berlebihan. Hitung manual KPU berbasis Sirekap terlihat bahwa partai ini memang bisa memenangkan kontestasi. Di tiga daerah pemilihan mereka sangat dominan. Untuk santai, di Dapil 1 misalnya, PDIP sudah mencapai 2153 suara dari 60 persen suara masuk di Sirekap. Sedangkan di Dapil 2, PDIP mutlak menang dengan 4.424 suara dari 95 persen suara terinput di Sirekap. Terakhir di Dapil 3, PDIP sudah mengumpulkan 2144, meski baru 59 persen suara terinput di Sirekap.(yuni)

 

*PDIP *Nasdem *Gerindra