Kadis Pariwisata Bombana Dicopot Saat Sedang Umrah

322
Annisa Sri Prihatin, Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bombana yang dicopot saat sedang melaksanakan ibadah umrah. Ia pergi masih jadi Kadis, pulang statusnya sudah Staf Ahli. FOTO :IST

 

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM-Setelah lebih tiga tahun menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bombana, Annisa Sri Prihatin akhirnya harus mengakhiri pengabdianya di instansi tersebut. Ia menjadi satu dari 24 pejabat eselon dua Bombana yang dirotasi dan dimutasi, Jumat (6/2) lalu. Annisa diparkir menjadi staf ahli bupati. Ironisnya, ia tak sempat menghadiri prosesnya pelantikan itu, karena saat namanya disebut. Annisa sedang melaksanakan ibadah umrah.

Alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) itupun hanya bisa mengikuti prosesi pelantikan itu secara daring atau dalam jaringan melalui aplikasi zoom. Saat berangkat umrah di tanah suci Mekkah, abiturien STPDN Angkatan 03 ini masih tercatat sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga. Saat hendak pulang ke tanah air, Annisa Sri Prihatin dicopot dari jabatannya dan diparkir menjadi Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Meski tidak hadir secara fisik, nama Annisa Sri Prihatin, juga dibacakan oleh Master of Seremoni (MC) saat pelantikan digelar di rumah jabatan Bupati Bombana, Jumat pekan lalu. Nama Alumni STPDN 03 ini berada dinomor urut 11. Saat namanya, disebut, wujud Annisa tidak terlihat maju membentuk barisan dan ikut dilantik bersama 23 rekannya.

Di barisan pejabat struktural yang dilantik hanya terlihat dua Perempuan berhijab yang dilantik. Mereka adalah Binuraeni, yang dipindahkan dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) serta Sumarni yang digeser dari  Kepala Balitbang menjadi Kadis Ketapang.

Annisa Sri Prihatin mengatakan, saat pelantikan digelar, dirinya memang tidak mengikuti secara langsung di rumah jabatan Bupati Bombana. Annisa bilang, saat pelantikan digelar, dirinya sedang menunaikan ibadah Umrah. Meski begitu, Annisa mengakui, seluruh rangkaian seremoni pelantikan tersebut tetap diikuti dari awal sampai selesai. “Saat pelantikan saya di Mekkah. Saya ikut via zoom,. Saat ini, saya masih di Mekkah,” kata Annisa, kepada lenterasultra.com, Minggu, 8 Februari 2026.

Sebalum diparkir sebagai staf ahli, jejak birokrat seorang Annisa lumayan mentereng. Ia dua kali membawa nama Kabupaten Bombana dan Sulawesi Tenggara menggema di pentas nasional. Pertama tahun 2022. Saat itu, anak-anak Bombana diundang di istana negara untuk menampilkan Tarian Lumense saat perayaan HUT ke 77 RI. Annisa, dengan segela keterbatasan dukungan, bisa membawa puluhan anak ke Jakarta untuk tampil di depan Presiden Jokowi.

Dua tahun kemudian, tepatnya tahun 2024, Annisa dan Dispar Bombana lagi-lagi mendapat kesempatan tampil di Istana Negara di moment HUT RI ke 79. Saat itu, anak-anak yang dominan dari Bombana menampilkan tetarian Lulo Alu, sebuah tarian khas dari Moronene. Tidak mudah bagi birokrat asal Pulau Kabaena itu menjalankan tugas dengan segala keterbatasan anggaran di instansinya.

Kinerja yang tak kalah monumentalnya adalah saat ia bersama tim Dekranasda Bombana tampil di ajang New York Indonesia Fashion Week, Februari 2023 lalu. Saat itu, Bombana bahkan sudah berani menampilkan tenunan khas Rapa Dara di pentas internasional. Tapi segala capaian itu nyatanya tidak bisa menyelamatkannya dari gerbong mutasi. Bupati Burhanuddin, mengesernya menjadi staf ahli bersama dua orang lainnnya.(red)

 

 

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU