Pemilihan Wakil Bupati Koltim, HSB: Abdul Azis Pemimpin Visioner Miliki Networking Luas

707

H. Sayhrul Beddu. Foto: Istimewa

 

KENDARI, LENTERASULTRA.COM –
Lolosnya Abdul Azis sebagai salah satu kandidat wakil bupati Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) periode 2021-2026 mendapat apresiasi positif sejumlah kalangan.

Figur muda, cerdas dan memiliki visi besar membangun daerah menjadikannya dirinya ‘dipinang’ banyak parpol pengusung, serta jadi daya tarik tersendiri parpol non pengusung di DPRD Koltim untuk mengisi kursi kosong kepemimpinan di bekas otorita Kabupaten Kolaka tersebut.

Dukungan itu datang dari salah seorang tokoh masyarakat Kolaka Raya, H. Syahrul Beddu (HSB). Politisi yang pernah menduduki kursi legislatif di dua daerah berbeda serta provinsi Sulawesi Tenggara itu menyebut figur Abdul Azis merupakan pemimpin muda, cerdas, dan memiliki visi besar untuk membangun, meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kotim.

“Salah satu keunggulan Abdul Azis memiliki networking luas, sehingga memudahkan urusan identifikasi dan upaya penerimaan pendapatan daerah. Dengan menjadi pemimpin daerah, Koltim akan semakin dikenal luas. Tentu saja dengan berbagai hal positif ke depannya,” ujarnya.

Syahrul yang juga menjadi salah satu tim pemenangan pasangan Syamsul Bahri-Andi Merya Nur (SBM) di Pilkada Koltim 2020 menilai, figur Abdul Azis memiliki komitmen kuat membangun daerah lebih maju dengan memprioritaskan kesejahteraan masyarakat disemua segmen.

“Buktinya, adanya dukungan kuat dari Parpol pengusung dan non pengusung sebagai represantase terbaik masyarakat Koltim dominan menginginkan adanya perubahan di daerah tersebut. Ini semakin menguatkan keyakinan kita kalau pemilihan yang akan digelar 28 Juli 2022 lewat DPRD Koltim akan dimenangkan Abdul Azis,” tambahnya.

Indikator kemenangan itu, kata Syarul dapat dilihat dari dukungan Partai Nasdem, Parpol yang memiliki kursi/suara mayoritas di DPRD Koltim memilih “melabuhkan hatinya” ke Abdul Azis.

“Kita berharap Parpol lain memiliki kursi di parlemen Koltim melakukan hal serupa agar pemilihan berjalan lancar dengan suara mayoritas menginginkan sebuah percepatan serta langkah maju pembangunan daerah guna terwujudnya perubahan ke arah lebih baik,” jelasnya.

Segera Dilakukan Pemilihan

Pemilihan wakil bupati Kabupaten Kolaka Timur menurut rencana akan digelar 28 Juli 2022. Pemilihan tersebut untuk mengisi kekosongan jabatan wakil bupati yang ditinggalkan Andi Merya Nur, setelah AMN menggantikan posisi Syamsul Bahri Majid, Bupati Koltim terpilih yang meninggal dunia beberapa bulan setelah dilantik sebagai Bupati Koltim.

Sayangnya, baru menjabat beberapa bulan, kursi AMN terpaksa ditinggal pergi, pasca AMN berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini, selain posisi wakil bupati yang lama kosong, jabatan bupati Kolaka Timur juga mengalami hal serupa.

Untuk mengendalikan roda pemerintahan di kabupaten pemekaran Kolaka itu pemerintah menunjuk Sulwan Abunawas sebagai pejabat bupati Kolaka Timur. Sulwan sendiri merupakan adik kandung Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas yang juga merangkap sebagai Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara.

Saat ini, dua nama kandidat wakil bupati Kolaka Timur sudah disampaikan kepada Pemda Koltim selanjutnya diserahkan ke DPRD untuk dilakukan pemilihan setelah mendapat dukungan dari Parpol Pengusung. Dua nama dimaksud yakni, Abdul Azis dan Diana Massi. Abdul Azis sendiri mendapat rekomendasi tiga Parpol pengusung (PAN, Gerindra dan Demokrat) yang memiliki sebanyak 8 kursi, sementara Diana Massi yang merupakan istri mendiang Bupati Koltim, Samsul Bahri Majid mendapat dukungan dari PDIP yang memiliki 3 kursi.

Dengan modal 8 kursi plus dukungan Partai Nasdem juga 8 kursi, posisi wakil Bupati Koltim akan dimenangkan Abdul Azis. Kedua kandidat wakil bupati Koltim tersebut akan memperebutkan 25 suara dari seluruh kursi yang tersedia di lembaga wakil rakyat tersebut. Adapun Parpol yang memiliki kursi di DPRD Koltim hasil Pileg 2019 yakni, Partai Nasdem 8 kursi, PAN 4 kursi, PKS dan PDIP 3 kursi, Golkar, Gerindra dan Demokrat masing-masing 2 kursi serta PBB 1 kursi.

Di Pilkada 2020 silam, pasangan Samsul Bahri Majid-Andi Merya Nur (SBM) didukung empat Parpol (PAN, Gerindra, PDIP dan Demokrat) dengan 11 kursi. Sementara pasangan Tony Herbiansyah-Baharuddin juga didukung empat Parpol (Nasdem, Golkar, PKS dan PBB) dengan jumlah 14 kursi.

Penulis : Milwan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU