Pensiun dari ASN, Kadis Pariwisata Bombana Dilantik jadi Tenaga Ahli Bupati

9.698
Mantan Kadis Pariwisata Bombana, Janariah. 35 hari setelah pensiun dari ASN diangkat jadi tenaga ahli Bupati. Foto : Facebook Janariah

 

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM- Tenaga dan pikiran Janariah ternyata masih sangat dibutuhkan di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Faktanya, begitu pensiun dari aparatur sipil negara (ASN) akhir tahun 2021 lalu, Janariah kembali didapuk sebagai tenaga ahli bupati bidang pemberdayaan perempuan dan anak di daerah setempat di Pemkab Bombana.

Jabatan ini resmi diemban Janariah sejak Jumat, 4 Februari 2022. Legalitas pengangkatannya sebagai tenaga ahli, disahkan dengan surat keputusan (SK) yang ditanda tangani Bupati Bombana, Tafdil. Sebelum diberi amanah sebagai tenaga ahli, Janariah merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bombana.

Jabatan terakhirnya sebagai salah satu pejabat struktural di level eselon dua. Jabatan ini diemban sejak awal Februari 2014, bertepatan dengan periode pertama hingga akhir tahun 2021, periode kedua Bupati Tafdil. Selama kurang lebih tujuh bertugas di Bombana, Janariah bertahan disatu jabatan yang sama yakni, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

Karena aturan batas usia pensiun, Janariah purna bakti dari ASN Jumat, 31 Desember 2021. Saat itu, genap 60 tahun usianya. Ini berarti, dia hanya 35 hari merasakan menganggur hingga mendapat pekerjaan lagi sebagai tenaga ahli bupati.

-IKLAN-

Sekretaris daerah (Sekda) Bombana Man Arfa mengakui jika Janariah merupakan salah satu tenaga ahli yang dimiliki Bupati. “Dia (Janariah) diangkat jadi tenaga ahli Bupati,” kata Man Arfa, saat ditemui usai memimpin pengukuhan dan pelantikan 73 ASN di aula Dinas Perpustakaan Bombana, Senin (20/6/2022).

Dalam kurun waktu setahun terakhir ini, ada tiga pejabat eselon dua di Pemkab Bombana yang pensiun. Selain Janariah, ada Andi Bahtiar dan Andi Syarifuddin yang juga telah purna bakti. Andi Bahtiar pensiun tahun 2021 dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, sementara Andi Syarifuddin, tuntas mengabdi sebagai ASN di usia 60 tahun dengan posisi terakhir sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dia purna bakti 1 Mei 2022 lalu. Andi Syarifuddin tercatat sebagai salah satu pejabat di Bombana yang sudah belasan tahun mengabdi. Jabatannya juga mentereng. Tiga kepala dinas berbeda. Namun baik Andi Syarifudin maupun Andi Bahtiar tidak seberuntung Janariah. Duo Andi ini kembali menjadi rakyat biasa.

Andi Bahtiar memilih pulang kampung di Bone, Sulawesi Selatan. Sedangkan Andi Syarifuddin juga begitu. “Saya pulang balik, Bone, Makassar, Bombana, Kendari. Sekarang saya di Makassar,” kata Andi Syarifuddin saat dihubungi via ponselnya, Ahad sore, 25 Juni 2022.

Penulis dan Editor : Adhi

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU