KPK: Singapura Surga Bagi Koruptor dari Indonesia

47

Indonesia Diuntungkan dengan Resesi Ekonomi Singapura

 

JAKARTA, LENTERASULTRA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia mengaku kesulitan saat mencari dan memburu buronan kasus korupsi di Indonesia. Pasalnya, beberapa tersangka korupsi bersembunyi di Singapura untuk mencari keamanan.

“Singapura menjadi satu-satunya negara yang tidak menandatangani ekstradisi yang berkaitan dengan korupsi sehingga tidak heran kalau Singapura menjadi surganya koruptor dari Indonesia,” ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (6/4/2021).

BACA JUGA:  Perubahan Iklim Global Picu Kenaikan Suhu di Indonesia

Menurut Karyoto, Indonesia tidak akan bisa meminta bantuan pemerintah Singapura maupun otoritas keamanan mereka untuk mengembalikan para koruptor, sebab negeri itu bersikeras menolak ekstradisi. Masalah tempat tinggal di Singapura pun menjadi kendala. Tingkat kesulitan menjemput para tersangka di Singapura makin sulit jika pelakunya memiliki rumah di negeri itu.

“Di Singapura, kalau orang sudah dapat permanen residence dan lain-lain, tentu agak repot, sekalipun dia sudah ditetapkan tersangka,” jelas Karyoto, dikutip dari asiatoday.id.

Selain itu, lokasi Singapura yang sangat dekat dengan Indonesia juga dimanfaatkan para tersangka untuk kabur. Lokasi yang dekat itu dinilai bagian dari menghemat biaya. Kendati demikian, KPK menegaskan tidak akan menyerah dalam memburu para buronan. Bahkan lembaga Antikorupsi itu sudah membuat tim pencari buronan untuk menangkap para koruptor. (ATN)
Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU