Panitia Ancam Diskualifikasi Kandidat Ketua Kadin Sultra

1.030
Ketua Panitia Musprov ke-7 Kadin Sultra, La Ode Alhadist Halami. Foto : Adhi

KENDARI, LENTERASULTRA.COM– Musyawarah Provinsi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19. Meski begitu, pemilihan Ketua Kadin Sultra, periode lima tahun kedepan wajib menerapkan protokol kesehatan.

Pihak panitia Musprov Kadin Sultra tidak henti-hentinya mengingatkan hal ini. Bahkan panitia mengeluarkan ancaman kepada kandidat yang abai mematuhi aturan main, dalam acara menghadirkan banyak orang ditengah wabah virus korona.

“Barang siapa yang coba-coba melanggar aturan protokol Covid-19, saya dengan tegas akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan protokol Covid ini. Kalau bisa saya akan melakukan diskualifikasi bagi kepesertaan, kandidat yang coba-coba melanggar aturan Covid-19,” kata La Ode Alhadist Halami, ketua panitia Musprov Kadin Sultra ke-7, Kamis (7/1/2021).

BACA JUGA:  Indonesia Kembangkan Antivirus Covid-19 dari Eucalyptus

Olehnya itu, Alhadist menghihimbauan agar semua peserta termasuk para kandidat agar mematuhi prokes dan jangan menganggap remeh aturan tersebut. Karena jika tidak dipatuhi akan menjadi klaster baru penularan Covid-19 di kota Kendari. Selain itu, pihak panitia akan mendapatkan sanksi jika tidak menerapkan protokol kesehatan dalam menyelenggarakan kegiatan yang menghadirkan banyak orang.

La Ode Alhadist juga menyinggung terkait kehadiran salah satu kandidat yang datang di kantor Kadin Sultra. Kata Alhadist, oknum Kandidat tersebut datang dengan membawa massa yang begitu banyak sehingga ini jelas-jelas menyalahi aturan protokol kesehatan. Padahal, pihak panitia sudah menempel aturan main di pintu masuk Kadin. Disitu tertera bahwa, seluruh pendaftar calon Kadin Sultra yang mengembalikan berkas hanya dapat didampingi maksimal 5 orang.

BACA JUGA:  PT VDNI Sumbangkan 6000 Jamu Tiongkok dan Alkes ke Gugus Tugas Covid-19 Sultra

“Tetapi ini ada calon datang dengan membawa kerumunan orang sehingga terjadi kerumunan di depan kantor Kadin. Tidak mengindahkan apa yang dihimbau oleh Kadin sebagai penyelenggara. Dan ini menjadi peringatan. Saya heran apakah ini show of power, atau memang tidak paham protokol Covid-19.” ungkap Alhadist.

Mengingat kegiatan Musprov ini digelar dalam suasana pandemi Covid-19, Alhadist meminta kesadaran semua kandidat untuk benar-benar menghormati apa yang sudah dihimbau pemerintah dan menghargai penyelenggaraan Musprov Kadin Sultra yang akan digelar 11 dan 12 Januari 2021 mendatang.

Penulis : Adhi

 

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU