Security PT Sambas Mineral Mining Ditemukan Tewas di Jalan Perusahaan

686
Petugas saat mengevakuasi mayat Sumarto (45), Security PT Sambas Mineral Mining yang ditemukan tewas. Ist.

KONSEL, LENTERASULTRA.COM – Sesosok mayat laki-laki ditemukan warga tergeletak di pinggiran jalan pertambangan milik PT Sambas Mineral Mining. Korban yang diketahui bekerja sebagai security itu, ditemukan oleh dua orang pekerja lainnya saat melintas di area jalan pada Jumat ( 23/10/2020) sekitar pukul 07.30 Wita bertempat di Desa Lalowoa, Kecamatan Palang Selatan, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Dari identitas yang diperoleh, Korban bernama Sumarto (45) warga Kelurahan Amondo, Kecamatan Palangga Selatan, Konsel. Korban ditemukan pada Jumat pagi oleh dua pekerja yakni Asmin (52) dan Andi Manika (52).

Saat itu, kedua saksi berboncengan menggunakan motor melintas di jalan perusahaan dan melihat sebuah motor yang tergeletak di pinggir jalan. Karena curiga, mereka berhenti dan melihat korban Sumarto terbaring di samping sepeda motor tersebut.

BACA JUGA:  Pemkab Konsel Diberi Edukasi Soal BPJS

“Salah satu saksi kemudian turun dari kendaraan untuk memeriksa korban, namun korban sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia,” ujar Kapolsek Palangga Selatan, IPDA Azis Do Ali saat dihubungi melalui telepon, Jumat (23/10/2020).

Ia melanjutkan, karena mengetahui korban bekerja sebagai security di perusahaan, saksi kemudian menghubungi pihak Koordinator Security PT Sambas Mineral Mining dan menyampaikan hal itu ke Polsek. Dari visum luar belum diketahui penyebab pasti korban tewas.

-IKLAN-

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan tidak ada bau miras. Hanya saja ditemukan darah kering di batu tepat tempat kepala korban karena saat itu korban tidak menggunakan helm saat berkendara,” jelas Azis.

BACA JUGA:  Mantan Kades Moramo Utara Ditahan Karena Kasus Korupsi Dana Desa

Selain itu, dari keterangan beberapa kerabat, sebelum ditemukan tewas, malamnya korban sedang piket bersama dua rekannya, Rahman dan Wartoyo. Kemudian pada pukul 24.00 dini hari korban menyampaikan kepada rekannya untuk tidur duluan.

“Sekitar pukul 02.00 Wita, rekan korban, Rahman terbangun dan hanya menemukan Wartoyo sedang tertidur di Pos Security. Hingga pagi harinya korban ditemukan sudah tak bernyawa,” tukas Azis. (B)

Reporter: Laode Ari

Editor: Wulan

Komentar Facebook

-IKLAN-

Get real time updates directly on you device, subscribe now.