Ratusan Massa Pendukung Rajiun-La Pili “Kapatuli”, Imbauan Gubernur Dilanggar

886
Rajiun Tumada (berbaju coklat kotak-kotak) saat menemui pendukungnya di Palangkuta. Foto: Istimewa.

MUNA, LENTERASULTRA.COM – Ratusan massa pendukung paslon nomor urut dua, Rajiun Tumada – La Pili (Rapi) lagi-lagi mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 dan melanggar imbauan Gubernur Sultra. Pelanggaran itu mereka lakukan saat massa menyambut kedatangan Rajiun di posko pemenangan Rapi, jalan Palangkuta, Kelurahan Raha III, Kabupaten Muna, Kamis (24/09/2020).

Dalam sebuah video yang beredar, massa pendukung Rapi tak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak antara satu dengan yang lain. Sambil menyambut kedatangan Rajiun Tumada, mereka bahkan rela berdesak-desakan hanya untuk bisa bertemu dan bersilahturahim kepada figur jagoan mereka.

Salah seorang warga, Aris, yang berada di lokasi menuturkan bahwa massa pendukung Rapi tidak mematuhi prokes Covid-19 yang berlaku. Terlebih imbauan Gubernur Sultra tentang peningkatan pelaksanaan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan corona virus disease -19 (Covid-19) dan maklumat Kapolri diabaikan.

BACA JUGA:  Belum Dibuka, Kongres PAN V sudah Menuai Protes

“Saya kira ada imbauannya Pak Gubernur sama maklumat Kapolri. Dilarang ramai-ramai begini, apalagi pasien Covid-19 di Muna ini masih bertambah terus. Ini baru kapatuli namanya ini. Seharusnya beri contoh yang baik,” ujarnya.

Tak hanya mereka, Bupati Muna Barat sendiri nampak membuka masker, tidak menjaga jarak dan berjabat tangan dengan warga di Palangkuta.

Tim pemenangan Rapi, Amsu, mengaku bahwa kegiatan tersebut dilakukan oleh Rajiun Tumada untuk meresmikan posko pemenangan Rapi di Palangkuta.

“Sekarang ini dilakukan, peresmian posko Rapi di Pelangkuta. Pak La Pili ada pertemuan di seberang,” ujarnya melalui pesan singkat, Kamis (24/09/2020).

BACA JUGA:  Rusman Emba Percaya Partai Hanura Kedepankan Mekanisme Partai

Sementara itu, Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho, menuturkan bahwa pihaknya tak melarang warga beraktifitas, tapi harus menerepkan protokol kesehatan yang berlaku.

“Yang penting ikuti protokol kesehatan, mudah-mudahan paham semua,” ujarnya.

Di hadapan pendukungnya, Rajiun Tumada menuturkan bahwa jika dirinya terpilih menjadi Bupati Muna periode 2021-2026, maka dalam jangka waktu tiga tahun ke depan ia bakal membangun Muna lebih baik lagi. Jika gagal maka ia siap mengundurkan diri jabatannya. (B)

Reporter: Herlis Omputo Sangia

Editor: Wulan

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.