13 Organisasi Tolaki Turun ke Jalan, Aksi Demo di Perempatan Wuawua Berakhir Ricuh

11.121
Massa aksi saat melakukan blokade jalan. Foto: Istimewa.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Tolaki Mepokoaso menggelar aksi unjuk rasa di depan perampatan lampu merah Wuawua, Kamis (17/09/20). Mereka menuntut Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya, agar menyelesaikan kasus penghinaan Suku Tolaki yang sampai saat ini belum ada kejelesan.

Pantaun lapangan awak Lenterasultra, sejak Rabu, (16/09/2020), massa telah memadati area tersebut. Sejumlah benda pusaka Suku Tolaki berupa parang, karada dan tombak ikut dibawa massa. Mereka juga melakukan blokade jalan dan pembakaran di area tersebut. Akibatnya, kemacetan pun tak terhindarkan.

Ketua Perkumpulan Masyarakat Tolaki Sulawesi Tenggara (PMT Sultra), Supriyadin, sekaligus Korlap aksi Tolaki Mepokoaso mengatakan, aksi itu tak akan dihentikan sebelum Kapolda Sultra menemui mereka di perempatan Wuawua.

BACA JUGA:  Kasus Baru Covid-19 Sultra Hari ini Bertambah 11 Orang

“Ini hari kami sampaikan kepada Kapolda Sultra, akhir aksinya kami tergantung Kapolda Sutra kapan mau datang kalau tidak datang kami tidak akan pulang, kemudian sampai tuntuntan kami ini hari bisa tercapai baru kami akan pulang,” kata Supriyadin.

Ketua PMT Sultra itu juga mendesak pihak kepolisian, agar pelaku penghinaan suku Tolaki segera ditangkap.

Ironisnya, aksi yang sebelumnya berlangsung damai tiba-tiba ricuh. Sekelompok massa memberhentikan kendaraan yang lewat dan diminta agar mengambil jalan pintas. Dalam sebuah video berdurasi 9 detik yang berhasil di rekam, sekelompok massa saling kejar-kejaran dengan pengendara mobil yang hendak memaksa masuk melewati area blokade jalan. Tak hanya itu, massa juga mulai memegang kayu dan memukul kendaraan yang lewat dengan balok yang dipegang.

BACA JUGA:  Satu Korban Kecelakaan Kapal di Muara Sampara Ditemukan Tewas

Hingga pukul 13.20 Wita, suasana di lokasi unjuk rasa belum kondusif. Blokade jalan dan pembakaran ban masih terjadi. Beberapa aparat nampak tak bisa membendung amukan massa. Belum ada pengamanan tambahan, namun informasi yang didapat aparat kepolisian akan segera diturunkan ke lokasi.

Untuk diketahui, massa aksi yang tergabung dalam Tolaki Mepekoaso terdiri dari 13 lembaga yakni PMT, Tamalaki, KSBT, TKM, TWM, Anandolaki, Karada, Inaku Tolaki, KTB, AMT, KAT, LAT, dan LCBT. (A)

Reporter: Iksan Maligano

Editor: Wulan

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.