Mayat Laki-laki Asal Penggaluku Ditemukan di Kamar Indekos

335
Petugas medis RS Bhayangkara Kendari usai melakukan visum terhadap jenazah yang ditemukan di dalam kamar indekos. Foto: Istimewa.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di rumah indekos yang berada di belakang Hotel Kubra, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Rabu (5/8/2020). Dugaan sementara korban meninggal karena sakit.

Kapolsek Kemaraya, IPTU Ridwan mengatakan, korban yang diketahui bernama Asrun Miraman Saputra (37), ditemukan pertama kali sudah terbujur kaku oleh seorang penjaga indekos sekitar pukul 21.00 Wita. Sementara kamar tempat korban ditemukan bernama Asrama Cahaya Anugerah.

“Yang temukan pertama itu seorang penjaga kos yang kemudian disampaikan ke Polsek,” kata Ridwan saat dikonfirmasi melalui telepon.

Ridwan menjelaskan, dugaan sementara korban yang berasal dari Desa Punggaluku ini meninggal karena sakit. Hal itu karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Selain itu, dari keterangan beberapa saksi yang juga tetangga indekos, korban memang sering menyendiri di dalam kamar karena sakit. Selain itu di dalam kamar korban juga ditemukan beberapa obat-obatan yang dikonsumsi korban.

BACA JUGA:  Cegah Penularan Covid-19, Kejari Muna Gelar 100 Sidang Lewat Online

“Kalau dilihat dari fisik luar, kemudiaan dari keterangan saksi memang korban ini sedang sakit, dan ditemukan adanya obat-obatan yang   dikonsumsi, jadi memang korban ini sedang sakit ditambah dengan kondisi badan korban yang kurus,” jelas Ridwan.

Saat itu juga, jenazah korban dievakuasi oleh tim medis dengan menggunakan Alat pelindung diri (APD) dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Kendari.

BACA JUGA:  Polsek Mawasangka Tengah Gelar Operasi Yustisi

Sementara itu, petugas Forensik Rumah Sakit Bhayangkara, Abidin menjelaskan, diduga korban meninggal sejak dua hari lalu karena penyakit kronis pernapasan yang dideritanya. Jenazah juga telah dilakukan visum luar dan sudah dilakukan pemeriksaan medis berupa rapid test serta tes Narkoba.

“Diduga meninggal karna penyakit kronis pernapasan sehingga mati lemas. Perkiraan meninggal 24 jam s.d 48 jam. Hasil Rapid non reaktif dan pemeriksaan narkoba hasilnya negatif,” pungkasnya. (B)

 

Reporter: Laode Ari

Editor: Wulan

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU