Abaikan Prokes, Pengunjung Wisata Pantai Meleura Gelar Lulo Bersama

566
Sekelompok masyarakat saat menggelar lulo bersama di Pantai Meleura di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna. Foto: Istimewa. 

MUNA, LENTERASULTRA.COM – Pasca perayaan Iduladha 1441 hijriah, sekelompok masyarakat dari berbagai tempat memadati objek wisata. Salah satunya adalah Pantai Meleura yang terletak di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna. Ironisnya, pengunjung menggelar lulo bersama meski status pandemi Covid-19 belum usai.

Dalam video berdurasi 17 detik, sekelompok warga yang berada di Pantai Meleura tersebut saling berpegangan tangan, lulo bersama tanpa memperhatikan jaga jarak. Beberapa pengunjung juga terlihat tidak menggunakan masker. Salah seorang pengunjung, Irma menuturkan, bahwa dirinya hanya ingin menikmati keindahan wisata di tempat tersebut. Meski ia menyukai acara lulo, tetapi tidak ingin mengikuti acara tersebut sebab khawatir terpapar Covid-19.

BACA JUGA:  Bupati Buteng Ultimatum Penggunaan Anggaran Covid-19 Harus Transparan dan Tepat Sasaran

“Di Pantai Meleura ini, saya hanya datang jalan-jalan sajas. Banyak sekali orang, maklum momen lebaran. Mereka lulo juga tapi saya tidak mau ikut,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara, dr. La Ode Rabiul Awal, mengaku menyayangkan acara tersebut. Pasalnya, meski dalam beberapa hari terakhir penambahan kasus baru berkurang seharusnya tak ada kegiatan tersebut. Jangan sampai jumlah kasus kembali bertambah akibat acara lulo yang digelar.

“Seharusnya penerapan protokol kesehatan tetap berlangsung karna pandemi belum berakhir. Teman-teman kabupaten/kota yang mestinya memastikan itu tetap bisa berlangsung,” tegas Dokter Wayonk.

BACA JUGA:  Positif Covid-19 di Makassar, Tiga Anggota DPRD Buteng Bakal Pulang Naik Pesawat

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho belum mengetahui aktifitas tersebut. Tetapi pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan Polsek setempat agar pengunjung dapat menjaga protokol kesehatan yang berlaku.

“Saya sudah teruskan ke Kapolsek Katobu. Tidak boleh ada giat lulo karna masih pandemi Covid-19. Masyarakat tidak paham bahaya Covid-19,” pungkasnya. (B)

 

Reporter: Herlis Omputo Sangia

Editor: Wulan

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Ruangan komen telah ditutup.

error: Content is protected !!