Tiga Kapal Induk AS Sudah di “Pintu Gerbang” Laut China Selatan

4.073

 

Tiga Kapal Induk AS —dok us navi–

WASHINGTON, LENTERASULTRA.COM Angkatan Laut Amerika Serikat memposisikan tiga kapal induk mereka di “pintu gerbang” Laut China Selatan, Minggu (21/6/2020). Penempatan tiga kapal induk dilakukan di tengah ketegangan antara AS dan China.

Show Force semacam ini tercatat yang pertama kalinya dilakukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat sejak 2017.

Sejumlah analis menilai AS ingin mengirim pesan kepada China melalui tiga kapal induk tersebut bahwa meski dunia tengah menghadapi pandemi Covid-19, kekuatan militer AS tak bisa disaingi.

Melansir Japan Times sebagaimana dikutip Asiatoday.id, Armada Pasifik Angkatan Laut AS mengatakan bahwa dua grup kapal induk USS Theodore Roosevelt dan USS Nimitz telah memulai pelayaran ganda di Laut Filipina.

BACA JUGA:  722 Ribu Warga Asing Masuk Indonesia Sepanjang Januari 2020, WNA China Terbanyak

Dua grup tersebut dijadwalkan melakukan latihan pertahanan udara, pengintaian laut, pertempuran udara, serangan jarak jauh, dan lainnya.

“Ini merupakan kesempatan baik bagi kami untuk berlatih bersama dalam sebuah skenario yang kompleks,” ujar Laksamana Muda Doug Verissimo, komandan Carrier Strike Group 9.

“Dengan bekerja bersama-sama di lingkungan ini, kami meningkatkan kemampuan dan kesiapan taktis dalam menghadapi tekanan di kawasan dan juga covid-19,” sambungnya.

Sementara terpisah, kapal induk USS Ronald Reagan juga melakukan operasi di Laut Filipina. Meski tidak disebutkan pasti ada di mana posisi ketiga kapal tersebut di Laut Filipina, Selat Luzon antara Taiwan dan Filipina merupakan pintu masuk menuju Laut China Selatan.

BACA JUGA:  Investasi China di Indonesia Capai 1.888 Proyek dengan Nilai USD 3,3 Miliar

China secara sepihak mengklaim keseluruhan Laut China Selatan. Klaim tersebut membuat sejumlah negara di kawasan geram.

Angkatan Laut AS telah beberapa kali membuat China geram karena berlayar di sekitar Laut China Selatan. Namun AS menegaskan bahwa pelayaran tersebut merupakan bagian dari kebebasan bernavigasi. (ATN)

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU