PKS Siap Ambil Alih Pimpin Aksi Demo Tolak TKA China

11.496
Foto: Ilustrasi.

LENTERASULTRA.COM – Sikap melunak yang ditunjukkan Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh, terkait kedatangan TKA China membuat Anggota Fraksi PKS, Sudirman, geram. Menurutnya sikap Abdurrahman Saleh tersebut tidak mewakili DPRD Sultra. Sebab tidak dilakukan secara paripurna bersama anggota DPRD lainnya.

“Pernyataan Ketua DPRD itu bukan hasil keputusan bersama 45 anggota DPRD. DPRD itu lembaga, yang mana pengambilan keputusan harus dilakukan melalui hasil rapat paripurna dewan,” kata Sudirman melalui sambungan telepon, Sabtu (20/06/2020).

Terkait datangnya TKA China, sampai hari ini DPRD Sultra masih komitmen pada hasil rapat paripurna yang dilaksanakan Rabu (29/04/2020). Baginya, yang bisa membatalkan hasil rapat tersebut hanya rapat  paripurna itu sendiri.

Jika TKA asal negeri tirai bambu tetap dipaksakan datang pada 23 Juni mendatang dan Abdurrahman Saleh tidak bisa memimpin demo penolakan, maka demi kepentingan masyarakat Sultra, PKS yang akan memimpin demontrasi besar-besaran tersebut.

BACA JUGA:  Kembali Meningkat, Positif Covid-19 di Sultra Bertambah Lima Kasus

“Kalaupun mereka tetap datang itu TKA tanggal 23 Juni, sementara Ketua DPRD Sultra tidak bisa pimpin, PKS yang akan ambil alih untuk pimpin demo tersebut,” tegas Sudirman.

PKS tidak sendiri. Aliansi Pemuda Pelajar Sulawesi Tenggara (AP2 Sultra) juga bersikeras untuk menolak kehadiran TKA di Sultra.

-IKLAN-

“Kami tidak perduli, Bandara Halu Oleo akan kami boikot. Publik tahu, statemen Ketua DPRD Provinsi Sultra di beberapa media serta video viral penolakan kedatangan 500 TKA asal China bagaikan pelawak dalam sinetron serial TV, sangat lucu dalam sandiwaranya,” ungkap Dewan Pembina AP2 Sultra, La Ode Hasanuddin Kansi, Sabtu (20/06/2020).

BACA JUGA:  Penulisan Makalah Tuntas, Tiga Nama Calon Sekda Bombana Ditetapkan

Tidak hanya itu, rencana aksi untuk menghalau kedatangangan TKA China juga diungkapkan Ketua Umum HMI Cabang Kendari, Sulkarnain. Ia mengungkapkan akan turun ke jalan mewakili Ketua DPRD Sultra.

“Kalau memang Ketua DPRD Sultra mulai melemah dan tidak bisa bergabung untuk demo bersama, kami yang akan ikut mewakili Ketua DPRD. Sebaiknya mundur saja, percuma juga ada wakil rakyat yang dipilih dalam pesta demokrasi. Dia yang diharapkan dan berjanji untuk menyampaikan aspirasi rakyat, ternyata pengingkar janji,” tegasnya.

Baginya, tidak ada tawar-menawar lagi. Demi menjaga kebatinan masyarakat di tengah pandemi Covid-19, mereka akan menggerakan masa dan akan memboikot kedatangan TKA China di Bandara Halu Oleo 23 Juni mendatang. (A)

 

Reporter: Herlis Omputo Sangia

Editor: Wulan

Komentar Facebook

-IKLAN-

Get real time updates directly on you device, subscribe now.