Debitur Terdampak Covid-19 Kian Meningkat, Permintaan Keringanan Kredit di Sultra Mencapai 50.088

541
Foto: Ilustrasi.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Era new normal yang sudah mulai berjalan sepertinya  belum memberikan dampak yang posistif bagi sektor ekonomi. Hal ini dapat dilihat dari jumlah debitur terdampak Covid-19 yang masih terus bertambah.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra, per 23 Juni 2020, jumlah debitur yang terdampak penyebaran Covid-19 sudah mencapai 90.808, dengan outstanding kredit sebesar Rp5,07 triliun. Dari jumlah ini, sebanyak 50.088 debitur mengajukan restrukturisasi kredit dan pembiayaan dengan nominal sebesar Rp2,90 triliun. Sementara yang telah disetujui untuk mendapatkan keringanan kredit sebanyak 40.720 debitur dengan outstanding sebesar Rp2,17 triliun.

Padahal jika dibandingkan per 29 Mei 2020, jumlah debitur yang terdampak Covid-19 sebanyak 64.801 dengan outstanding kredit sebesar Rp3,37 triliun. Dari jumlah tersebut yang mendapat keringanan kredit baru mencapai 25.107 debitur dengan outstanding sebesar Rp1,29 triliun.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Mohammad Fredly Nasution, dalam siaran persnya mengatakan, para debitur ini berasal dari Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) di wilayah Sulawesi Tenggara yang tercatat sebanyak 134 entitas, baik pusat, cabang dan perwakilan. 43 entitas diantaranya merupakan sektor Perbankan, 14 entitas dari sektor pasar modal, dan 77 entitas dari sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Sementara itu, per 23 Juni 2020, jumlah pengaduan konsumen sektor jasa keuangan di Sulawesi Tenggara baik yang datang langsung maupun via telepon sebanyak 325 pengaduan. Dengan rincian 83 pengaduan terkait perbankan dan 242 pengaduan perusahaan pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan Khusus (LJKK). Termasuk pengaduan terkait Fintech Lending atau pinjaman online sebanyak tiga konsumen yang berkonsultasi secara lisan. Data pengaduan konsumen yang terdampak Covid-19 melalui surat sebanyak 62 pengaduan, dengan rincian 20 pengaduan terkait perbankan dan 42 pengaduan terkait perusahaan pembiayaan.

Terkait kegiatan edukasi, OJK Sultra telah melakukan edukasi dengan non tatap muka (digital class) sebanyak 13 kali yaitu 11 kali kegiatan Dilan Class Rutin mingguan yang melibatkan PUJK, serta dua kali kegiatan Digital Massive Class (DMC) bagi 7 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang melibatkan petinggi OJK Pusat dengan total jumlah peserta sebanyak 1.050 orang.

BACA JUGA:  ASN Hamil dan Usia 50 Tahun Tetap Bekerja di Rumah

Selanjutnya kegiatan edukasi ini akan melibatkan narasumber di luar PUJK, untuk memberikan soft skills, digital skills, informasi terkini, hingga pengalaman pengelolaan keuangan, seperti pejabat Google. Ke depan Dilan class rencananya akan menghadirkan staf khusus presiden sebagai pembicara.

Penulis: Wulan

Komentar Facebook




BERITA TERBARU

China Butuh Serabut Kelapa dari Sultra untuk Bahan Jok Mobil Mewah

KENDARI, LENTERASULTRA.COM- Satu lagi komoditas asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang memiliki nilai jual hingga ke manca negara. Barang tersebut adalah serabut kelapa. Sumberdaya alam...

Dua Hari Lagi, Mendagri Kunker ke Sultra Bahas Dua Agenda Penting

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dijadwalkan bakal  melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, (09/07/ 2020). Bertandang...

Hari ini Lima Kasus Baru Positif Covid-19 di Sultra

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Sultra merilis data terbaru konfirmasi positif Covid-19. Ada lima kasus baru Konfirmasi Positif. Lima kasus...

Jelang Pilkada, Pimpinan DPD PDIP Sultra Diganti

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Posisi Ketua Pimpinan DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara (Sultra), Abu Hasan,...

Balita Dua Tahun Tenggelam di Sungai Angkona Luwu Timur

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Bocah berusia dua tahun bernama Habil Malik  tenggelam di Sungai Angkona, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (07/07/2020)....

Laode Abdul Kadir Jabat Kadis Dukcapil Muna

MUNA, LENTERASULTRA.COM - Bupati Muna LM Rusman Emba melantik Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Laode Abdul Kadir, di aula Kantor Bupati Muna, Selasa...

56 Pelaku Usaha di Kendari Dapat Suntikan Dana dari Baznas

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendari memberikan bantuan dana kepada 56 pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di Pendopo Rumah Jabatan...

BERITA TERBARU

China Butuh Serabut Kelapa dari Sultra untuk Bahan Jok Mobil Mewah

KENDARI, LENTERASULTRA.COM- Satu lagi komoditas asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang memiliki nilai jual hingga ke manca negara. Barang tersebut adalah serabut kelapa. Sumberdaya alam...

Dua Hari Lagi, Mendagri Kunker ke Sultra Bahas Dua Agenda Penting

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dijadwalkan bakal  melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, (09/07/ 2020). Bertandang...

Hari ini Lima Kasus Baru Positif Covid-19 di Sultra

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Sultra merilis data terbaru konfirmasi positif Covid-19. Ada lima kasus baru Konfirmasi Positif. Lima kasus...

Jelang Pilkada, Pimpinan DPD PDIP Sultra Diganti

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Posisi Ketua Pimpinan DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara (Sultra), Abu Hasan,...

Balita Dua Tahun Tenggelam di Sungai Angkona Luwu Timur

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Bocah berusia dua tahun bernama Habil Malik  tenggelam di Sungai Angkona, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (07/07/2020)....