Dijemput Petugas Untuk Rapid Test, Warga Mubar Menghilang dan Matikan Hp

7569

 

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Muna Barat, Rahman Saleh

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Muna Barat, H. Rahman Saleh, SKM.M.Kes, keluhkan masyarakat yang tidak mengikuti aturan protokol kesehatan untuk melakukan rapid test sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona, Sabtu (16/05/2020).

Upaya pemerintah untuk memutus rantai Covid-19 tidak didukung penuh oleh masyarakat setempat. Hal ini diungkapkan, Rahman Saleh bahwa masih ada masyarakat yang tidak ingin melakukan Rapid Tes.

“Sampai hari ini ada beberapa klaster untuk dijadwalkan rapid test. Mereka siap tapi setelah dijemput petugas, mereka menghilang dan Hp dimatikan karena takut mengetahui hasilnya antara harapan dan kenyataan”, kata Rahman Saleh saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Dia juga mengatakan bahwa sebenarnya pihaknya mau melakukan rapid test untuk memutus mata rantai covid ini, hanya saja masyarakat sudah nyata ada yang terpapar tapi masih menutup diri dan tidak melapor di desa kalau mereka dari zona merah atau naik kapal yang terdapat pasien positifnya. Nanti setelah dilakukan pelacakan baru ditemukan, itupun sudah lama di desa.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan langkah-langkah persuasif untuk melakukan swab nantinya, tapi jika tidak diindahkan maka petugas akan menjemput paksa masyarakat tersebut.

“Jadi petugas serba salah karna mereka sendiri yang tentukan. Repid saja sudah berbagai alasan apalagi swab. Kami kedepankan persuasif kalau tidak bisa, baru kita paksakan,” keluhnya.

Ditegaskannya terkait persoalan belum dilakukannya swab terhadap kontak erat pasien konfirmasi positif dikarenakan mereka mengikuti langkah-langkah pedoman dan protokol penanganan pasien Covid. Lagi pula selama karantina mereka tetap dalam pengawasan dan tidak keluar rumah.

“Ada mekanisme dalam pemeriksaan swab. Kalau pada saat repid hasilnya non reaktif maka langkah selanjutnya adalah karantina mandiri selama 14 hari. Selesai maka dilakukan repid yang kedua. Kalau hasilnya non reaktif bisa langsung swab, bisa karantina lanjutan. Kalau sudah selesai maka wajib diswab. Beda kalau reaktif dia langsung diswab”, pungkasnya. (B/P11)

BACA JUGA:  Sultra Butuh Banyak Petani Muda

Editor: Fiyy

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

Masjid Nabawi di Madinah Resmi Dibuka untuk Umum

  RIYADH, LENTERASULTRA.COM Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz akhirnya menyetujui Masjid Nabawi di Madinah dibuka untuk umum pada Minggu (31/5/2020) waktu setempat. Melansir Al-Arabiya sebagaimana...

800 Anak di Indonesia Terpapar Covid-19, New Normal di Sekolah Sebaiknya Ditunda

  JAKARTA, LENTERASULTRA.COM – Pemerintah Indonesia diminta untuk menunda pemberlakukan new normal pada lembaga pendidikan. Seruan itu disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Dr. Ahmad Basarah setelah...

Jalani Swab Test , Empat Warga Butur Dinyatakan Bebas Covid-19

BUTON UTARA, LENTERASULTRA.COM  - Sebanyak empat orang warga Buton Utara (Butur) dinyatakan negatif Covid-19. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Butur, dr....

Tiga Kasus Baru Positif Covid-19 Hari Ini Berasal dari Muna  

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra, kembali melakukan update kasus terbaru, Minggu (31/05/2020). Hari ini terdapat tiga tambahan kasus baru Covid-19,...

Covid-19 yang Menyebar Saat Ini Diklaim Bukan dari Wuhan

  BEIJING, LENTERASULTRA.COM – Institut Virologi Wuhan menemukan bahwa virus corona baru (Covid-19) yang menyebar saat ini di seluruh dunia, bukan virus asal Wuhan, China. Berdasarkan penelitian...

Indonesia Izinkan Rumah Ibadah Dibuka dengan Syarat

  JAKARTA, LENTERASULTRA.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama memperbolehkan rumah ibadah kembali mengadakan kegiatan keagamaan. Hal ini sesuai Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020...

Diduga Gunakan Aset Daerah untuk Olah Kebun Pribadi, Bupati Konut Dilaporkan ke Polda Sultra

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sultra, atas dugaan kasus Korupsi. Pihak yang melaporkan...

BERITA TERBARU

Masjid Nabawi di Madinah Resmi Dibuka untuk Umum

  RIYADH, LENTERASULTRA.COM Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz akhirnya menyetujui Masjid Nabawi di Madinah dibuka untuk umum pada Minggu (31/5/2020) waktu setempat. Melansir Al-Arabiya sebagaimana...

800 Anak di Indonesia Terpapar Covid-19, New Normal di Sekolah Sebaiknya Ditunda

  JAKARTA, LENTERASULTRA.COM – Pemerintah Indonesia diminta untuk menunda pemberlakukan new normal pada lembaga pendidikan. Seruan itu disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Dr. Ahmad Basarah setelah...

Jalani Swab Test , Empat Warga Butur Dinyatakan Bebas Covid-19

BUTON UTARA, LENTERASULTRA.COM  - Sebanyak empat orang warga Buton Utara (Butur) dinyatakan negatif Covid-19. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Butur, dr....

Tiga Kasus Baru Positif Covid-19 Hari Ini Berasal dari Muna  

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra, kembali melakukan update kasus terbaru, Minggu (31/05/2020). Hari ini terdapat tiga tambahan kasus baru Covid-19,...

Covid-19 yang Menyebar Saat Ini Diklaim Bukan dari Wuhan

  BEIJING, LENTERASULTRA.COM – Institut Virologi Wuhan menemukan bahwa virus corona baru (Covid-19) yang menyebar saat ini di seluruh dunia, bukan virus asal Wuhan, China. Berdasarkan penelitian...
#CORONAUPDATE #BERSAMALAWANCORONA #DIRUMAHSAJA