Rona Bahagia Para Buruh Terima Sembako dari Brimob Sultra

1,043
Para buruh di Bandara Halu Oleo saat menerima pembagian sembako dari Brimobda Sultra. Foto: Istimewa.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Rona bahagia terpancar dari para buruh Bandara Haluoleo. Bertepatan Hari Buruh di tahun pandemi ini, mereka yang tengah diliburkan karena aktivitas penerbangan dihentikan mendapat bantuan sembako dari Brimobda Sultra. Mereka pun menunggu dengan antusias di Bandara Halu Oleo, untuk mendapatkan paket sembako senilai Rp150 ribu secara langsung, Jumat (1/05/2020).

Kepala Dannsat Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat di momentum Hari Buruh Sedunia, sebanyak 300 paket sembako yang berisi beras 10 kilogram, minyak dan telur satu rak dibagikan kepara porter bandara.

“Kami melakukan pembagian paket sembako para buruh di Bandara Halu Oleo. Akibat Covid-19 bandara berhenti beroperasi, sehingga buruh kesusahan mencari uang apalagi yang sudah punya istri, anak atau ada cicilan,” ujarnya.

Selain di Bandara Halu Oleo, Brimop Polda Sultra juga membagikan paket sembako kepada warga  kurang mampu di Kelurahan Anggalo Melai. Mereka menyisir rumah warga dan membangikannya kepada kuli yang sedang mengerjakan drainase di sekitaran lokasi tersebut.

Related Posts

PKS Menang Besar di Dapil Kabaena

Dua Kursi PPP Bombana Hilang di 2024

“Kami memberikan ini karena bentuk kepedulian dan mereka pasti membutuhkannya. Ini adalah nilai kemanusian saja. Jadi selagi kita masih punya rejeki, sudah seharusnya kita berbagi,” imbuhnya.

Bakti sosial dan pembagian sembako tersebut disambut suka cita. Salah satu porter bandara, Ambo, mengatakan rasa terima kasihnya kepada TNI Polri yang sudah berbagi. Pasalnya di saat seperti ini, ia dan puluhan rekan-rekannya yang biasanya bisa memperoleh penghasilan meski tak seberapa, kini harus gigit jari. Ia pun berharap agar pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga ia bisa bekerja seperti sedia kala.

Hal yang sama juga diungkapkan seorang buruh kasar perempuan bernama Mardiana. Bantuan ini setidaknya meringankan beban yang harus ia pikul untuk mengais rezeki.

“Bahagia dapat bantuan begini. Apalagi sekarang ini susah sekali kita pergi cari uang untuk beli beras,” keluhnya. (P11/C)

Editor: Wulan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU