1000 Masker Karya Ibu Persit 1413 Buton untuk Para Prajurit

891
Ibu Persit Kodim 1413 Buton saat menjahit masker untuk para prajurit yang menjalankan tugas di lapangan. Foto: Safrin/lenterasultra.

BAUBAU, KENTERASULTRA.COM – Kelangkaan masker di pasaran akibat wabah Covid-19, membuat ibu-ibu Persit 1413 Buton, yang memiliki keahlian menjahit tergerak. Mereka membuat masker berbahan kain yang akan diperuntukkan bagi para rajurit.

Dandim 1413 Buton, Letkol Inf. Arif Kurniawan SE Mipol mengatakan, ide pembuatan masker tersebut muncul atas inisiatifnya. Melihat kondisi masker yang langka dan melonjak, ia kemudian menyediakan ksin agar dijahit oleh ibu-ibu Persit. Hasilnya, masker dapat digunakan bagi para suami mereka saat menjalankan tugas.

BACA JUGA:  Sembilan Kasus Baru di Kendari Hari Ini Didominasi Warga Baruga

Letkol Inf Arif Kurniawan SE Mipol menargetkan, ibu-ibu Persit dapat memproduksi hingga 1000 masker. Saat ini kurang lebih 7000 lembar masker telah rampung. Dalam satu hingga dua hari ke depan, target 1000 masker diperkirakan rampung 100 persen.

“Saya melihat ibu-ibu persit mempunyai keahlian menjahit, sehingga saya  berinisiatif untuk membuatkan masker bagi prajurit untuk melindungi diri dari wabah Covid-19,” katanya.

Tahap awal, pembuatan masker akan dibagikan kepada keluarga masing-masing dan prajurit. Setelah itu, hasil produksi akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA:  Sultra Butuh Banyak Petani Muda

Ketua tim penjahit, Masmun menerangkan, pembuatan masker tersebut mulai dikerjakan sejak seminggu lalu. Baginya tak ada kesulitan saat membuat rancangan khusus masker. Asal memiliki keterampilan menjahit dan tersedia kain, maka dengan mudah masker bisa dibuat.

“Masker ini cukup mudah dibuatnya, dengan bahan dasar kain, punya keahlian menjahit maka bisa  membuatnya. Seperti kami ini ada enam orang disiapkan kain oleh Dandim, tinggal kami jahit,” tuturnya. (C)

Reporter: Safrin

Editor: Wulan

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU