Langkah Cepat, 30 Negara Bagian di India Serentak Lockdown

468

 

Kota India. —Ist–

NEW DELHI, LENTERASULTRA.COM – Pemerintah India mengambil langkah cepat untuk membendung ruang gerak dan penyebaran wabah coronavirus (Covid-19).

Sebanyak 30 negara bagian di India serentak menutup total wilayahnya (lockdown).

Hingga Selasa 24 Maret 2020, India mencatat 499 kasus covid-19 dengan sepuluh kematian.

Melansir NDTV sebagaimana dikutip Asia Today.id, setidaknya 548 distrik di seantero India terkena kebijakan lockdown. Maharashtra dan Kerala merupakan dua negara bagian dengan jumlah kasus tertinggi covid-19, yang mencapai 89 dan 67 kasus.

Sejumlah distrik perbatasan di Maharashtra ditutup total dengan pembatasan pergerakan warga. Tamil Nadu dan Assam juga telah mengumumkan lockdown, yang mulai diberlakukan pada Selasa.

BACA JUGA:  Disambar Petir, 100 Lebih Warga India Tewas

Kendati demikian, terdapat beberapa negara bagian yang hanya menerapkan lockdown parsial, seperti di Uttar Pradesh, Madhya Pradesh, dan Odisha. Kebijakan lockdown ini diambil oleh masing-masing pemerintah daerah usai mendapat imbauan dari otoritas pusat di New Delhi.

Di bawah status lockdown, ruang-ruang publik esensial seperti supermarket, tempat pengisian bahan bakar, farmasi, perbankan, dan lainnya akan tetap dibuka.

Kebijakan lockdown di berbagai negara bagian India tidak sepenuhnya sama, namun banyak yang memberlakukannya hingga 31 Maret mendatang.

BACA JUGA:  Amerika Dukung Pasukan India Gempur Pasukan China di Lembah Galwan

India bukan satu-satunya negara di Asia yang memberlakukan lockdown. Sebelumnya, Malaysia juga telah menerapkan pembatasan pergerakan menyeluruh bagi semua warga di tengah pandemi.

Untuk kawasan Asia Tenggara, Malaysia merupakan negara dengan jumlah kasus terbanyak covid-19. Lockdown di Negeri Jiran dijadwalkan berlangsung hingga akhir Maret mendatang.

Sementara di Indonesia, Presiden Joko Widodo menegaskan tidak akan menerapkan lockdown setelah mempertimbangkan banyak hal. Jumlah kasus covid-19 di Indonesia kini mencapai 686 dengan 55 kematian. (ATN)

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Ruangan komen telah ditutup.

error: Content is protected !!