Malaysia Lockdown, Ribuan TKI akan Dipulangkan Melalui Riau

174

 

Kota Kualalumpur, Malaysia. —ist–

PEKANBARU, LENTERASULTRA.COM Ribuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di Malaysia akan dipulangkan kembali ke Indonesia. Hal itu sebagai imbas kebijakan Lockdown yang diterapkan oleh negeri jiran, guna membendung penyebaran pandemi global wabah coronavirus (Covid-19).

Provinsi Riau disebut akan menjadi pintu masuk para pekerja dari Malaysia tersebut.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, para TKI itu akan masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Kota Dumai. Pemerintah Provinsi pun telah menyiapkan protokol guna mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Mereka akan diangkut dengan menggunakan kapal. Akan ada 200 sampai 300 orang perharinya datang dari Malaysia. Malaysia merupakan pendemi corona. Disana sudah 1.600 orang lebih positif corona. Jadi kita harus hat- hati,” terang Syamsuar Rabu (25/3/2020) usai mengelar rapat di Gedung Daerah Provisi Riau.

Dikutip dari Asiatoday.id, untuk mengantipasi penyebaran virus corona dari warga Indonesia yang selama ini tinggal di Malaysia, Pemeritah Provinsi Riau dan Pemkot Dumai telah menyiapkan petugasnya disetiap titik. Bila ditemukan ada TKI yang memiliki gejala corona, langsung diisolasi.

Syamsuar mengatakan, ada tiga opsi Pelabuhan Malaysia yang menjadi gelombang pemulangan TKI yakni Pelabuhan Muar, Pelabuhan Johor dan Pelabuhan Kukup. Terkait teknis pemulangan TKI, Pemprov Riau sudah melakukan kordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri.

“Apabila nanti suhu tubuh mereka setelah dicek mencapai 38 derajat maka akan langsung dikarantina. Bagi yang dibawa 38 derajat akan diberi kartu HAC atau kartu tanda sudah diperiksa kesehatannya,” jelasnya.

Syamsuar mengungkapkan, pihaknya belum bisa memastikan kapan waktu pemulangan itu.

“Kita koordinasi Pemkot Dumai. Jika mereka sudah siap, mungkin besok sudah dimulai pemulangan,” imbuhnya.

Menurut Syamsuar, TKI yang akan pulang dari Malaysia bukan asal Riau tapi dari banyak daerah di Indonesia.

“Mereka nanti ada yang pulang ke Sumatera Barat, Sumatera Utara dan daerah lainnya,” tandasnya. (ATN)

Komentar Facebook