Desa Tanailandu Buteng Isolasi Lima Warganya yang Baru Pulang Merantau

1160
Kepala Desa Tanailandu dan aparatnya saat memberikan bantuan sembako kepada warganya yang diisolasi. Foto: Istimewa.

BUTON TENGAH, LENTERASULTRA.COM – Covid-19 yang meresahkan masyarakat dunia saat ini, semakin hari semakin mengkhawatirkan. Kekhawatiran tersebut bahkan telah dirasakan oleh warga desa Tanailandu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng). Saat ini desa tersebut telah  mengisolasi lima warganya yang baru pulang dari perantauan, yakni dari Lombok, Tarakan dan Kolaka.

 

Kepal Desa Tanailandu, Rafiudin mengatakan, meski kelima warganya masih berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP), namun pihaknya tetap mengisolasi mereka untuk menghilangkan sifat keragu-raguan dan mencegah mewabahnya Covid-19 ini.

BACA JUGA:  Lomba Fashion Show Bakal Meriahkan Imlek di Plazainn Kendari

 

“Jadi selama 14 hari kami isolasi mereka dan tidak kami izinkan keluar rumah,” tuturnya saat dikonfirmaai oleh Lenterasultra.com, Kamis (26/3/2020).

 

Pemerintah desa telah menyiapkan ruang isolasi di kantor Balai Desa, dengan kebutuhan sehari-hari ditanggung oleh pemerintah desa.

 

“Kebutuhan sehari-harinya mereka kami tanggung dan dananyan dari swadaya masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA:  Hasil Monitoring KPK, Enam Daerah di Sultra Raih Capain Terendah

 

Ia berharap dengan langkah ini, desanya bisa terbebas dari penyebaran Covid-19. Selain itu bisa memberikan contoh kepada desa lain sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

 

“Karena yang tahu masyarakatnya itu dari perantauan hanya pemerintah desa setempat, sehingga peran aktif sangat diperlukan. ini saja kami mendapatkan info, warga kami akan ada yang pulang dari Lombok, sehingga kami akan siap-siap lagi,” pungkasnya. (P3/B)

 

Editor: Wulan

Komentar Facebook