Pemprov Sultra Siapkan Tiga Miliar Untuk Penanganan Covid-19

802

 

Gubernur Sultra, Ali Mazi

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Meski saat ini belum ditemukan warga Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dinyatakan positif virus Corona. Namun upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 terus dilakukan pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra. Penanganan itu berupa anggaran yang disediakan.

Gubernur Sultra, Ali Mazi, mengatakan, anggaran yang disediakan Pemprov untuk mencegah dan menangani gejala Covid – 19 hingga miliaran rupiah.

“Kita sudah mengambil langkah begitu ada informasi penyebaran virus Corona. Termasuk dana untuk kebutuhan penanganan, jumlahnya kurang lebih tiga miliar” kata Ali Mazi saat diwawancarai di Rujab Gubernur, Rabu (18/3/2020).

Dia menambahkan, dana itu sifatnya sementara. Selain itu, Ali Mazi juga menyediakan dana taktis yang ada di lingkup Pemprov jika anggaran itu dirasa kurang.

Related Posts

“Saya kira untuk menangani penyebaran virus corona ini, berapapun dananya kita harus siapkan untuk kebutuhan. Jangan sampai masyarakat terkena dampak,” lanjut Ali Mazi.

GubernurSultra, Ali Mazi. Foto: Istimewa.

Selain anggaran, sarana dan prasarana dalam menangani warga yang suspect corona juga sudah dipersiapkan pemprov yakni menunjuk beberapa rumah sakit di daerah untuk menangani warga yang terkena gejala. Dan menjadikan rumah sakit Bahteramas sebagai pusat rujukan penanganan pasien suspect corona.

Meski berdasarkan data Dinas kesehatan (Dinkes) Provinsi Sultra, menyatakan ada 171 orang di beberapa wilayah Sultra yang masuk dalam Daftar Pemantauan atau ODP. Serta sembilan pasien yang Suspect dan masih dalam pengawasan (PDP) pihak rumah sakit.

Namun, Ali Mazi mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap menjaga kesehatan dengan pola hidup bersih, serta mengurangi kontak fisik dengan orang lain.

“Kita masih cinta rakyat kita, masyarakat kita sehingga pemerintah tetap berusaha keras untuk mencegah wabah virus Corona,” pungkasnya. (B/P5/Adv)

Editor: Fiyy

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU