Pekerja Tambang Tewas Dihantam Alat Berat PT DAS

70638

 

Korban saat terpental ke tanah. Foto: Istimewa

KONUT, LENTERASULTRA.COM– Sungguh nahas nasib yang menimpa Andry alias Toi karyawan surveyor PT Carsurin, warga Desa Anggamoloare, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), tewas setelah dihantam excavator milik PT DAS saat sedang asik mengambil sampel ore nikel di atas tongkang pada saat melaksanakan pemuatan di PT Jety Cinta Jaya, Desa Mandiodo, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Selasa (14/1/2020).

Awalnya, korban akan mengambil sampel ore nikel di atas tongkang pada saat melaksanakan pemuatan. Saat itu, Wawan yang merupakan operator excavator tidak melihat ada orang yang berada di sebelah kanan yang sementara duduk dan rencananya akan mengambil sampel ore nikel di atas tongkang tersebut sehingga pada saat operator excavator mengarahkan baketnya di sebelah kanan, hingga akhirnya mengenai korban yang  sementara duduk dan mengenai kepala korban yang mengakibatkan langsung terputus dengan badan korban.

BACA JUGA:  Ali Mazi dan Asrun Cepat Tuntaskan Tes Wawancara

“Korban saat itu akan mengambil sampel diatas tongkang, sang operator tidak menyadari bahwa ada seseorang di depannya, hingga akhirnya bak excavator mengenai kepala korban hingga terpental,” Kata salah seorang rekannya yang enggan disebutkan namanya, saat dikonfirmasi Lenterasultra.com melalui sambungan telepon.

Kapolsek Lasolo, IPDA Reginald, saat dikonfirmasi, mengatakan, saat ini Wawan telah diamankan di mapolsek setempat untuk dimintai keterangannya.

BACA JUGA:  Pemda Muna Rencanakan Bangun Pabrik Kelapa di Muna Timur

“Kecelakaan ini murni karena kelalaian, dan saat ini operator sudah kami amankan untuk dimintai keterangannya, dan permasalahan ini masih ditangani oleh pihak kami,” terangnya.

Saat ini, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Konawe Utara, dan rencananya jasad korban akan dipulangkan ke rumah duka.(A)

Laporan: Ilham
Editor: Fiyy

Komentar Facebook