Gelar Rekonstruksi Kasus Penembakan Randi, Oknum Polisi Halangi Wartawan Meliput

612

 

Istimewa

KENDARI, LENTERA SULTRA.COM- Rekonstruksi kasus penembakan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Randi, yang digelar oleh tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sultra bersama tim ahli Laboratorium Forensik, di tempat kejadian perkara (TKP) yakni di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (20/12/19).

Pada saat rekonstruksi sejumlah wartawan dari berbagai media nasional dan lokal yang hendak meliput dan mengambil gambar malah mendapat perlakuan kurang menyenangkan karena dihalang-halangi oleh oknum polisi.

“Jangan dulu ambil gambar, biarkan kami bekerja dulu,” kata seorang oknum polisi yang mengenakan pakaian sipil.

BACA JUGA:  Lima Peserta Bersaing Dalam Seleksi Bakomsus Perawat dan Bidan, Dipersiapkan Cegah Covid-19

Selanjutnya, sejumlah jurnalis mundur dan mencoba mengambil gambar dari jarak jauh, tepatnya di seberang jalan depan kantor Disnakertrans Sultra. Selang beberapa menit kemudian, puluhan polisi meninggalkan lokasi rekonstruksi.

BACA JUGA:  Diduga Selewengkan Dana Desa, 25 Kades di Konsel dan Konkep Diperiksa

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Muhamad Nur menyampaikan permohonan maaf atas tindakan oknum polisi tersebut.

“Sekali lagi, mohon dimaklumi. Agar kedepan kita bisa mengingatkan lagi, Bapak Kapolda menyampaikan ke saya bahwa kasus ini tidak ada yang ditutupi, kita ikuti jalurnya sesuai prosedur,” katanya.

Reporter: Mita
Editor: Fiyy

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Ruangan komen telah ditutup.

error: Content is protected !!