Wanita Paruh Baya di Mubar Tewas Terpanggang Api

298
Jasad Wa Rusa (62), Warga Mubar yang tewas terpanggang api. (Istimewa)

MUNA, LENTERASULTRA.COM Nasib nahas menimpa Wa Rusa (62), Warga Desa Lakemba, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat. Wanita paruh baya itu meninggal dunia dengan kondisi terpanggang akibat rumah yang ada di kebunnya dilalap si jago merah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, (25/11/2019) pada sekitar 04.00 WITA. Diduga api muncul dari kompor yang tengah dinyalakan untuk merebus ubi kayu.

Sebelum hangus terpanggang, korban (Wa Rusa) sempat menyelamatkan La Najili (5) dan Nafril (3) yang tidak lain merupakan cicit dari korban. Setelah menyelamatkan Najili dan Nafril, korban sempat masuk lagi ke dalam rumah untuk mengambil sesuatu. Namun, takdir tuhan berkata lain, korban harus tewas di tempat akibat kobaran api yang semakin menjadi-jadi.

Wa Hima, saksi kejadian mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong. Ia pun langsung lari menuju rumah korban, namun tak disahuti.

BACA JUGA:  Tingkatkan SDM, Staf Bawaslu Muna “Belajar” Jadi Jurnalistik

“Tiba di sekitar rumah Korban, saya  memanggil – manggil nama wa Rusa namun sudah tidak menjawab dan saya berteriak minta tolong tidak lama berselang waktu datang Wa Ali dan la Pindaha. Namun api semakin membesar dan membakar seluruh badan rumah,” terangnya.

BACA JUGA:  KPU Launching Tahapan Pilkada Muna 17 November

Ia juga mengaku melihat cicit korban yang tergeletak di bawah pohon jambu dekat rumahnya. “Setelah rumah roboh dilalap api saya melihat Korban Wa  Rusa di dalam puing – puing rumah dalam kondisi hangus terbakar,” katanya.

Sementara itu, pihak kepolisian tidak melakukan visum terhadap korban lantaran pihak dari keluarga menolaknya.

Adapun, saat ini korban telah dibawa ke rumahnya yang lain untuk disemayamkan. Rumah tersebut jaraknya mencapai 7 kilometer dari peristiwa. Rencananya, almarhumah akan dimakamkan sore ini di TPU Desa Lalemba.

Reporter: Fifhy
Editor: Restu Fadilah

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Ruangan komen telah ditutup.

error: Content is protected !!