65 Persen Kasus Korupsi di Indonesia Perkara Suap

196

 

Ketua KPK, Agus Rahardjo, saat menjadi narasumber dalam kegiatan publik hearing, atas rencana revisi undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah, di aula Sekretariat DPRD Provinsi Sultra. Foto: Nanan/Lenterasultra.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, membeberkan, bahwa kasus korupsi yang ada di Indonesia didominasi oleh kasus suap. Presentasenya bahkan mencapai 65 persen atau 602 perkara. .
Di posisi kedua ditempati pengadaan barang dan jasa sebesar 21 persen atau 195 perkara. Kemudian di urutan ketiga disusul tindak pidana penyalahgunaan anggaran sebesar 5 persen atau 47 perkara. Kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebanyak 3 persen atau 31 perkara. Pungutan atau pemerasan sebanyak 3 persen atau 25 perkara. Tindak pidana perizinan sebanyak 2 persen atau 23 perkara. Terakhir merintangi proses KPK sebanyak 1 persen atau 10 perkara.

Untuk diketahui hingga kini sudah ratusan kepala daerah dan anggota dewan ditangkap oleh KPK. Tercatat sejak tahun 2005 sampai 2019, 110 kepala daerah diamankan, mulai dari gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota hingga anggota dewan yang ditangkap.

“Kalau di Sulawesi Tenggara sudah ada 8 pejabat daerah yang diamankan oleh lembaga anti rasuah,” ungkapnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan publik hearing atas rencana revisi undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah, di DPRD Sultra, Kamis (7/11/2019).

Beberapa kepala daerah yang ditangkap KPK diantaranya:
1. Gubernur Sultra nonaktif, Nur Alam
Hakim memvonis 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar untuk Nur Alam. Ia terbukti menyalahgunakan kewenangannya untuk menyetujui dan menerbitkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Sultra.

2. Wali Kota Kendari nonaktif, Adriatma Dwi Putra
KPK menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini, yakni Adriatma dan ayahnya, Asrun, mantan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari, Fatmawati Faqih, dan Direktur Utama PT Sarana Bangun Nusantra, Hasmun Hamzah.
Adriatma dan Asrun diduga menerima suap dari Hasmun sebesar Rp2,8 miliar yang diduga untuk biaya kampanye sang ayah.

3. Mantan Bupati Buton, Samsu Umar
Samsu Umar merupakan tersangka dalam kasus dugaan pemberian suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Dia diduga memberi suap Rp2,9 miliar untuk memuluskan perkara sengketa Pilkada Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, di MK pada 2011.

4. Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat
Agus Feisal telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan.

BACA JUGA:  KPK Ingatkan Direksi Bank Sultra Tak Terima Gratifikasi!

Reporter: Nanan
Editor: Wuu

Komentar Facebook




BERITA TERBARU

Terus Bertambah, Positif Covid-19 di Kendari jadi 27 Orang

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari kembali mengupdate data terbaru kasus Covid-19, Jumat (3/7/2020). Berdasarkan data yang dirilis, hari ini tercatat...

Tabrak Truk Parkir, Dua Pengendara di Tinanggea Meninggal Dunia

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Sebuah truk bernomor polisi DT 9374 UF yang sedang terparkir di badan jalan ditabrak oleh pengedara motor. Dua pengendara motor tewas...

169 Pemuka Agama di Kendari Terima Bantuan Uang Tunai

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pemuka agama, Pemerintah Kota Kendari melalui Kementerian Agama (Kemenag) menyerahkan bantuan uang tunai. Total dana yang...

Satroni Rumah Hingga 20 Kali, Maling di Kendari Akhirnya Ditangkap Polisi

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - AB (33), ditangkap Tim Buser Satreskrim Polres Kendari atas laporan kasus pencurian motor dan beberapa alat elektronik di sebuah kos-kosan yang...

Nelayan Asal Kolono Timur Ditemukan Tewas Terapung di Laut

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Seorang nelayan asal Desa Ulunese, Kecamatan Kolono Timur ,Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), bernama La Tele (57), ditemukan tewas mengapung di Laut...

Dalam Sehari 59 Orang di Sultra Dinyatakan Positif Covid-19

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Dalam beberapa hari terakhir jumlah kasus baru Covid-19 di Sultra menunjukkan angka yang tinggi. Termasuk hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan...

Delapan Nakes dan Dua Masyarakat Sipil di Buton Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

BUTON, LENTERASULTRA.COM - Penanganan maksimal memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Buton oleh Gugus Tugas Percepatan Penanaganan Covid-19 membuahkan hasil. Berdasarkan hasil swab...

Unjuk Rasa, Pedagang Pasar Laino Boyong Jualan ke Gedung DPRD Muna

MUNA, LENTERASULTRA.COM - Pedagang Pasar Laino Raha melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Muna, Kamis (02/07/2020). Mereka menuntut pembagian lods Pasar Laino...

BERITA TERBARU

Terus Bertambah, Positif Covid-19 di Kendari jadi 27 Orang

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari kembali mengupdate data terbaru kasus Covid-19, Jumat (3/7/2020). Berdasarkan data yang dirilis, hari ini tercatat...

Tabrak Truk Parkir, Dua Pengendara di Tinanggea Meninggal Dunia

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Sebuah truk bernomor polisi DT 9374 UF yang sedang terparkir di badan jalan ditabrak oleh pengedara motor. Dua pengendara motor tewas...

169 Pemuka Agama di Kendari Terima Bantuan Uang Tunai

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pemuka agama, Pemerintah Kota Kendari melalui Kementerian Agama (Kemenag) menyerahkan bantuan uang tunai. Total dana yang...

Satroni Rumah Hingga 20 Kali, Maling di Kendari Akhirnya Ditangkap Polisi

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - AB (33), ditangkap Tim Buser Satreskrim Polres Kendari atas laporan kasus pencurian motor dan beberapa alat elektronik di sebuah kos-kosan yang...

Nelayan Asal Kolono Timur Ditemukan Tewas Terapung di Laut

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Seorang nelayan asal Desa Ulunese, Kecamatan Kolono Timur ,Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), bernama La Tele (57), ditemukan tewas mengapung di Laut...