57 Orang Diperiksa Terkait Desa Fiktif, Mulai dari Kepala Desa Hingga Pejabat Pemprov Sultra

3,522

 

Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam, saat ditemui usai sertijab dan pisah sambut di Mapolda Sultra, Senin (11/11/19).

KENDARI, LENTERA SULTRA.COM – Polda Sultra memeriksa sebanyak 57 orang saksi terkait penyalahgunaan anggaran dana desa di Kabupaten Konawe, Sultra, yang  disebut-sebut merugikan negara hingga miliaran rupiah.

57 saksi yang diperiksa mulai dari kepala desa, pejabat di Kabupaten Konawe, pejabat Pemprov Sultra, dan pegawai di Kemendagri.

“Saksi yang kami periksa itu didalamnya termasuk pejabat daerah, pejabat provinsi, dan tidak menutup kemungkinan juga akan  melibatkan pejabat tingkat nasional,” bebernya.

Related Posts

Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Merdisyam mengatakan, saat ini kasus desa fiktif tengah dalam proses penanganan tim gabungan. Baik dari tim Kemendagri, Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (KDPDTT)  dan Kepolisian itu sendiri dalam hal ini Polda Sultra.

“Saat ini sudah 57 saksi yang kami periksa, dan kita juga mendalami dengan melibatkan saksi ahli pidana dan hukum tata negara. Kita dalami bagaimana proses terbentuknya atau proses pengajuan desa ini dari aspek aturan yang ada,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah memeriksa seluruh dokumen yang ada, melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap proses hingga penggunaan anggarannya.

Sementara untuk kisaran kerugian negara akibat penyalahgunaan dana desa di Kabupaten Konawe, pihaknya belum bisa memastikan karena masih menunggu hasil dari tim audit.

“Nanti tim audit yang akan menentukan berapa kisaran kerugian negara,” tutupnya.

Reporter: Mita Ayu
Editor: Wuu

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU