Kolonel Hendi, Mantan Dandim Kendari, Pernah Jadi Atase di Moskow, Alumni Akmil 1993

3884
BERBAGI

KENDARI, LENTERASULTRA.COM –  Jabatan Komandan Kodim 1417 Kendari resmi berganti. Posisi Kolonel Kav Hendi Suhendi kini digantikan Kolonel Alamsyah. Serah terima jabatan dilaksanakan Kamis (12/10/2019).

Meski dihadiri Panglima Komando Daerah (Kodam) XIV Hasanuddin, Mayor Jendral Surawahadi, seremoni pergantian Dandim ini dipimpin Komandan Resimen (Danrem) 143 HO, Kolonel Yustinus Nono Yulianto.

Proses serah terima jabatan Dandim Kendari ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan serta pemasangan pangkat dan penyerahan tongkat komando dari Kolonel Hendi Suhendi, kepada Kolonel Alamsyah.

Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto saat mengambil sumpah jabatan pergantian Dandim 1417 Kendari, di aula Sudirman Korem 143/HO. Foto: Nanan/Lenterasultra.com
Iklan

Selama acara serah terima jabatan, Kolonel Hendi Suhendi terlihat tegar. Usai jabatannya diserahkan kepada Kolonel Alamsyah, Hendi Suhendi tampil bersama istrinya, Irma Zulkifli Nasution.

Mereka berdua berdiri sekitar setengah jam menerima salaman seluruh personil TNI dan Ibu Persit Kartika Chandra Kirana yang menghadiri acara tersebut.

BACA JUGA:  80 Persen Transaksi Pemkot Kendari Sudah Non Tunai

Danrem Kendari bersama ibu, lebih dulu tampil berjabat tangan. Setelah itu, prajut TNI berpangkat Perwira menengah, perwira pertama dan Bintara serta tantama antri berjabat tangan.

Setiap personil yang hendak bersalaman lebih dulu memberi hormat kepadanya dan Kolonel Hendi Suhendi pun membalas hormat. Alumni Akademi Militer (Akmil) 1993 ini juga selalu memberi senyuman kepada personil yang berjabat tangan dengan dirinya. Begitu juga dengan istrinya.

Namun demikian, Irma Nasution tidak bisa membendung air matanya. Ketika menyalami beberapa personil ibu Persit Kartika Chandra Kirana, mata istri Kolenel Hendi ini terlihat berkaca-kaca hingga air matanya, terlihat membasahi kedua pipinya.

Usai serah terima jabatan, Kolonel Hendi mengaku iklas menerima keputusan pimpinannya itu. “Saya terima salah, Saya iklas menerima keputusan pimpinan. Ini jadi pelajaran penting bagi saya dan keluarga,” kata Kolonel Hendi Suhendi, sembari mengelus dadanya sebagai pertanda dia iklas menerima pencopotan jabatannya sebagai Dandim Kendari.

BACA JUGA:  Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa di Kendari Bentrok dengan Polisi

Kolenel Hendi Suhendi menjadi Dandim tercepat yang menjabat di Kodim 1417 Kendari. Masa jabatannya hanya 55 hari terhitung sejak di Lantik 19 Agustus lalu hingga 12 Oktober 2019. Meski begitu, Kolonel Hendi sudah lama berkarir di korps baret hijau. Sebelum menjadi Dandim Kendari, Kolonel Hendi merupakan atase pertahanan angkatan darat di Moscow Rusia. Jabatan tersebut dijabat cukup lama yakni mulai tahun 2015 hingga 2018. “Sebelum jadi Dandim saya Atase Darat di Moscow selama tiga tahun,” ungkap Kolonel Hendi Suhendi usai Sertijab di Aula KOREM 143 Halu Oleo.

Penulis : Adhi

Komentar Facebook