Otopsi Mahasiswa UHO, Polisi Libatkan 3 RS di Kendari

417
Kabid Sultra, AKBP Harry Goldenhardt. (MITA/LENTERASULTRA.COM)

KENDARI, LENTERA SULTRA.COM – Demo penolakan RKUHP yang dilakukan oleh ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Kendrari memakan korban jiwa. Adalah Randi (22), Mahasiswa di Universitas Halu Oleo (UHO). Mahasiswa dari Fakultas Perikanan itu, tewas diduga akibat tertembak peluru tajam di bagian dada.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt belum mau menyebutkan penyebab tewasnya Randi. Sebab, jasad Randi akan diotopsi terlebih dahulu oleh tim dokter dari tiga rumah sakit, yakni tim dokter dari RS korem, tim dokter RS Abunawas dan tim dokter dari RS Bhayangkara.

“Kita tunggu hasilnya,” ucap Harry Goldenhardt di Kendari, Kamis., (26/9/2019).

Ia melanjutkan, 15 oran lainnya juga turut menjadi korban dalam aksi demo tersebut. Mereka terdiri dari 11 orang mahasiswa, 3 orang personel Polri dan 1 orang staff di DPRD Sultra.

“Mereka hanya mengalami luka di beberapa bagian tubuh saja, karena lemparan,” katanya.

Menurut Harry, 15 korban tersebut tengah mendapatkan penanganan medis di beberapa rumah sakit seperti RS Bhayangkara, RS Bahteramas serta beberapa RS lainnya.

“Kondisi terakhir, saat ini sampai pukul 18.05 wib situasi sudah sangat terkendali,  cukup kondusif, masyarakat sudah bisa beraktifitas kembali,” tutupnya.

Reporter: Mita Ayu
Editor: Restu Fadilah

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU

10 Kadis di Bombana Dimutasi

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM-Setelah lebih kurang empat bulan digodok, hasil job fit (seleksi pejabat eselon) di Pemkab Bombana, Sulawesi…