Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Sultra, Wali Kota Kendari Ingatkan ASN Soal Pembangunan

449
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. (NANAN/LENTERASULTRA.COM)

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Banjir merendam sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra). Terparah terjadi di Kabupaten Konawe Utara (Konut) dan Kabupaten Konawe. Ribuan warga pun diungsikan ke dataran yang lebih tinggi lantaran rumahnya terendam, bahkan tidak sedikit juga rumah mereka yang terbawa derasnya arus.

Akibat banjir bandang, jembatan jalur Trans Sulawesi di Kabupaten Konawe Utara (Konut) dan Jalur lalu lintas yang menghubungkan Kabupaten Konawe dengan Kota Kendari lumpuh total. Hingga memutuskan aliran listrik dan akses informasi warga.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir turut prihatin atas musibah yang melanda beberapa wilayah di Sultra. Melalui kesempatan ini, ia mengajak masyarakat untuk turut serta mengulurkan bantuan.

“Mari bantu saudara kita, sesuai dengan kemampuan dan kapasitas yang dimiliki,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suami Sri Lestari itu mengingatkan kepada seluruh ASN dan warganya agar pembangunan yang dilakukan tidak mengabaikan aspek lingkungan.

Related Posts

“Pelestarian lingkungan harus selalu diperhatikan, walaupun kita punya semangat membangun. Ketika alam kita abaikan dengan membangun serampangan kita akan menuai dampaknya pasti,” terangnya.

Terakhir, ia juga mengingatkan agar masyarakat turut serta menjaga alam. Misalnya tidak membuang sampah sembarangan. Oleh karena itu, ia mengajak agar ASN menjadi bagian dalam aspek pelestarian lingkungan.

“Saya meminta semua pegawai dapat menjadi duta-duta lingkungan di tempat tinggalnya, agar apa yang menjadi visi-misi ibu kota Provinsi  Sultra yakni pembangunan berbasis ekologi, informasi dan teknologi dapat terwujud. Jangan membangun di bantaran sungai ataupun di badan sungai karena secara tidak langsung merugikan kita dan memicu terjadinya banjir,” pungkasnya.

Reporter: Nanan
Editor: Restu Fadilah

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU