Warga Walengkabola Ditemukan Tewas di Semak-semak

535

 

Keluarga korban menandatangani pernyataan tidak keberatan atas kematian korban. Foto: Kinong.

MUNA, LENTERASULTRA.COM – Sesosok mayat pria ditemukan tewas di semak-semak antara Walengkabola-Tanjung, Desa Oempu, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna Selasa (9/4) sekitar pukul 17.00 Wita. Indetitas mayat diketahui bernama La Haludi (48), warga Walengkabola.

Mayat pertama kali ditemukan keluarganya bernama Yani (28) dan Wa Suha (53) bersama warga yang membantu melakukan pencaharian.

“Kondisi mayat ditemukan tertelungkup miring kanan divatas batu cadas dan sudah membusuk,” kata Kapolsek Tongkuno, IPDA Darul Aqsa.

Korban dinyatakan menghilang sejak Minggu (7/4). Sore itu, pukul 17.40 Wita, di jalan Walengkabola, korban berpapasan dengan La Hanisa menuju Desa Tanjung. Keduanya tidak sempat bertegur sapa yang dikarenakan korban tidak bisa bicara akibat penyakit stroke. Dua hari korban tak jua pulang. Keluarga lalu menyampaikan pada Kepala Desa Oempu, Safar, yang diteruskan ke aparat Kepolisian setempat. Bersama warga kemudian dilakukan pencaharian. Korban akhirnya ditemukan di semak-semak sekitar 10 meter dari jalan poros Walengkabola-Tanjung dengan kondiai sudah rusak (berulat-eed).

“Hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal lebih dari 24 jam akibat penyakit hipertensi dan strok,” ungkap Darul.

Penyebab kematian korban akibat penyakit diperkuat dari keluarga. Dimana korban sejak pulang merantau dari Malaysia tahun 2016 menderita penyakit stroke dan tidak bisa beraktivitas lagi. Korban memiliki satu orang istri yang sedang mencari nafkah di Malaysia dan dua orang anak yang saat ini berada di Kendari.

“Oleh keluarga dan warga, korban sudah dikebumikan,” tandas mantan penyidik Tipikor Polda Sultra itu.

Reporter: Kinong
Editor: Wuu

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU