Bidan Desa Pingsan Lantaran Tak Tahan “Digoyang” Buruh Kasar

128149
Ilustrasi

Lenterasultra.Com-Kecantikan Kenanga (nama samaran) seorang bidan desa mematikan nalar SE. Lelaki yang baru dua pekan tinggal didaerah itu, pikirannya mendadak berubah jadi mesum saat melihat Kenanga. Apalagi, SE sudah tak mendapat jatah lantaran sang istri minggat dari rumah.

Kenanga pun menjadi korban pelampiasan birahi SE. Paras cantiknya yang menggoda, membuat SE ingin sekali menyalurkan hasrat terpendamnya. Akibatnya, Kenanga pingsan, lantaran tak tahan “digoyang” saat diperkosa lelaki yang belakangan diketahui sebagai pekerja buruh kasar itu.

Modus SE cukup sederhana. Dengan skenario berpura-pura meminta bidan memeriksa kandungan istrinya yang sedang hamil. SE pun putar otak agar bisa menjalin silahturahmi kelamin bersama sang bidan. Tak perduli, walaupun bidan desa ini, telah bersuami. Agar kesampaian niat bejatnya, SE terlebih dahulu mengkonsumsi miras dengan melingkar bersama teman-temannya. Usai pikiran melayang alias setengah mabuk, SE pun memberanikan diri menjemput bidan desa dikediamannya sekira pukul 21.00 WIB pada hari Senin (6/8) lalu.

Iklan

Sang bidan dengan senang hati mau saja. Apalagi, dirinya bertugas sebagai abdi masyarakat untuk memberikan pelayanan maksimal. Tak ada dibenak Kenanga muncul rasa curiga. Sebab, malam sebelumnya juga, SE pernah menjemput Kenanga, dengan permintaan serupa. Hanya saja peristiwa ini, bukan di Sulawesi Tenggara (Sultra) melainkan di desa Lubuk Kembang Sari Kecamatan Ukui kabupaten Pelalawan, Riau.

Usai tiba dikediaman SE di SP 5 desa Lubuk Kembang Sari, pria berotak mesum ini, lantas mengarahkan bidan desa itu dibilik ruangan kamar. Biasa saja, Kenanga langsung menuju kamar. Tak mau ketahuan aksinya, SE seketika itu juga menutup pintu utama dirumahnya. Nah, bukannya mempertemukan dengan sang istri, malah SE menjalankan aksi mesumnya. Ia langsung menyekap Kenanga. Spontan saja, Kenanga memberontak.

Namun, perlawanan Kenanga tak sepadan dengan kekuatan SE. Kenanga dicekik lehernya, hingga pingsan. Bukannya, ada rasa takut yang muncul dengan kejadian itu, SE justru leluasa berbuat. Dipikirannya, kesempatan itu, tak bakalan terulang kedua kali. SE pun langsung beraksi. Hingga, melakukan adegan dewasa dengan gairahnya yang sudah sampai diubun-ubun kepala.

“Masih ada bekas cekikan di lehernya. Mata korban juga bengkak, enggak tahu karena apa. Sampai sekarang polisi masih menangani kasus ini,” pengakuan Amri Juharza camat Ukui seperti dikutip pemberitaan Riauonline.co.id, Selasa (7/8) lalu.

Usai hasrat seksualnya terpenuhi, lelaki yang kini mendekam dibalik jeruji besi, meninggalkan Kenanga dalam bilik kamar. Pelaku, langsung mengunci pintu depan dari dalam rumah. Pelaku langsung melarikan diri. Untung saja, Kenanga siuman saat smartphone miliknya berdering. Melihat pelaku tak ada lagi, korban yang mendapati dirinya setengah telanjang langsung kabur dari pintu belakang dan mencari pertolongan.

Mendapati laporan korban, Tim gabungan Jatanras Polda Riau, Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan, dan Polsek Ukui melakukan pencarian. Tiga hari pasca kejadian, Kamis (9/8) lelaki 30 tahun itu, berhasil diringkus di sebuah bengkel milik warga, Jalan Lintas Timur Simpang Kancil, Kecamatan Batang Gansal Indragiri Hulu. Pelaku sempat melawan dan berusaha merebut senjata api aparat. Akibatnya, aparat langsung memberikan hadia timah panas pada kaki kanannya.

Kapolsek Ukui, AKP Amriadi mengatakan, ES dijerat Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun.
“Pidana penjara selama-lamanya 12 tahun. Kita kenakan pasal ini dulu untuk sementara dalam penyidikan,” kata Amriadi sembari mengaku, terus melakukan penyelidikan lebih dalam. (net)

Komentar Facebook