Kolaka Butuh Rp 25 M Lagi untuk Gelar Porprov

616
Pjs Bupati Kolaka, Masmuddin (tengah) dalam sebuah acara di Kolaka. Usai acara itulah ia menyampaikan soal kekurangan anggaran untuk menyiapkan Porprov Sultra 2018

LENTERASULTRA.com-Sejak ditunjuk jadi tuan rumah Pekan Olahraga (Porprov) Sultra 2018, menggantikan tetangganya, Kolaka Utara, Kabupaten Kolaka bergerak cepat menghitung total anggaran yang harus digunakan untuk mensukseskan agenda empat tahunan itu. Jumlah kekurangannyapun ternyata tak sedikit, melainkan mencapai puluhan miliar dari bantuan yang sudah ada dari pemerintah provinsi seniliai Rp 10 M.

Pjs Bupati Kolaka Masmuddin mengatakan, berdasarkan hitungan tim ahli, Kolaka membutuhkan anggaran sekitar Rp. 35 Miliar untuk mensukseakan Porprov. Hal itu berdasarkan hasil hitungan semua kebutuhan yang ada selama penyelenggaraan berlangsung. “Kita butuh sekitar Rp 25 M lagi tambahan dari bantuan Pemprov senilai Rp 10 M,” ungkapnya saat ditemui kemarin usai pelaksanaan Musrenbang tingkat Kabupaten, disalah satu hotel yang ada di Kabupaten Kolaka.

BACA JUGA:  Dua Cabor Dipastikan Tak Berlaga di Porprov Kolut

Untuk menutupi kekurangan itu katanya, pihak sangat mengharapkan bantuan dari pihak swasta, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik. “Apakah saya yang akan bertemu dengan pihak swasta, atau pihak swasta yang akan bertemua saya bersama ketua DPRD. Itu semua nanti akan diatur,” jelasnya.

Iklan

Terkait bantuan dari provinsi yang Rp 10 M katanya, saat ini sementara dalam proses untuk pencairan. “Dua malam lalu, saya sudah diberitahu dan telah ditanda tangani oleh Pj Gubernur Sultra. Dan saat ini sudah disorong di keungan untuk melakukan proses lebih lanjut. Bagaimana tata cara terealisasnya, saya pikir itu pihak keuangan yang lebih tahu,” tuturnya sambil berlalu.

BACA JUGA:  Porprov Kolaka Pertandingkan Empat Cabor Baru

Sementara itu, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kolaka Hasbir Jaya Razak mengatakan, akibat kekurangan itu, pihaknya rencana akan menggandeng atau meminta bantuan dari beberapa perusahaan yang ada di Kolaka. Baik itu BUMN, BUMD maupun pihak swasta lainnya.

“Yang jelas, nantinya kami bersama pihak provinsi mencarikan solusinya dengan melibatkan beberapa dunia usaha. Sebab, ini menjadi kewajiban bersama. Karena ini adalah hajatannya provinsi. Kolaka hanya sebagai tuan rumahh saja ” bebernya.

Untuk itu katanya, jika anggarannya sudah siap, maka pihaknya akan segera melakukan percepatan administrasi dan pembangunan infrastruktur. (inga)

Komentar Facebook