Gerilya Buton Raya Tuntas, Asrun-Hugua Kini Masuk Muna

310
Cagub Sultra, Asrun saat berbicara di depan masyarkat Buton Tengah, Senin (29/1)

LENTERASULTRA.com-Bila ada kandidat yang mengklaim jazirah Buton sebagai basisnya, ada baiknya dievaluasi kembali. Karena Asrun-Hugua sudah punya hitungan dan estimasi jika mereka bakal bisa bersaing ketat di wilayah Buton Raya. Perjalanan sosialisasi selama lebih sepekan terakhir ini menunjukan jika pasangan berakronim Berkah itu sangat diterima masyarakat.

“Kami malah berani menargetkan menang di wilayah Buton, perjalanan sosialisasi Asrun-Hugua terlihat kalau rakyat butuh pemimpin yang paham soal pembangunan dan punya kreasi-kreasi agar daerah bisa dikenal dunia. Dan itu ada pada sosok Asrun dan Hugua,” kata Abdurrahman Shaleh, Ketua Tim Pemenangan Berkah kepada lenterasultra.com, Selasa (30/1).

Asrun-Hugua menutup safari politiknya di Buton Tengah, Senin (29/1). Keduanya menyambangi warga di dua titik utama, yakni Lakudo, saat pagi dan Mawasangka jelang sore. Seperti halnya di daerah lain, pertemuan selalu dipadati simpatisan pasangan ini. Di depan massa, Asrun memulai dengan menyakinkan ribuan warga yang hadir bahwa dirinya dan Hugua sangat yakin bisa menang di Pilgub, 27 Juni 2018 nanti.

Asrun menyatakan, ia dan Hugua adalah pasangan komplit yang saling melengkapi. Ia ahli di bidang infrastruktur dan inovasi pembangunan, sedangkan Hugua jago di dan Hugua ahli dalam bidang pertanian, perikanan dan pariwisata. Semua keahlian ini benar-benar yang dibutuhkan oleh masyarakat Sultra saat ini.

“Kami ini juga diusung lima partai besar pemilik kursi terbanyak di DPRD Sultra dengan total 26 kursi dari 45 kursi yang ada. Jadi kita pasti menang besar. Calon hanya tiga pasangan. Jadi kasih senyum kepada semuanya tapi suaranya kasih Asrun-Hugua ya,” ucap Asrun dihadapan ribuan warga disambut dengan tepuk tangan yang meriah.

Dirinya meyakinkan masyarakat Buteng tidak salah bergabung dengan Berkah, sebab pasangan ini mempunyai peluang yang besar untuk menang. “Boleh saya katakan bahwa bapak ibu bergabung di Berkah sudah tidak salah, karena bapak ibu bergabung dengan calon yang pasti menangnya, daripada kita pergi bergabung dengan yang kalah tidak enak kasihan,” ujarnya.

Mantan Walikota Kendari dua periode ini, sudah bisa mengkalkulasi target suara di Buteng. Apalagi melihat kondisi dan antusias masyarakat yang hadir. Dirinya optimis bisa meraut 80 persen suara di Buteng.

“Kalau saya dan Hugua terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur, maka kami akan langsung mengagas pembangunan jembatan penghubung Pulau Muna dan Buton, agar perputaran ekonomi di daerah itu terus meningkat. Karena dengan membangun infrastruktur maka perekonomian itu akan lancar,” kata Asrun.

Ketua tim pemenangan Asrun-Hugua, Abdurrahman Shaleh menghimbau masyarakat agar cerdas memilih pemimpin. Latar belakangnya harus dilihat dan sudah teruji, serta yang memiliki prestasi. Dibeberkan pria yang akrab disapa ASR ini, Asrun ahli di bidang infrastruktur.

Sebagai Ketua DPRD Sultra, Abdurahman Shaleh menegaskan bahwa perbaikan jalan utama di jalur Lakapera-Wamengkoli di Buteng sudah jadi prioritas utama tahun ini. Tujuannya agar jika nanti Kepulauan Buton mekar, maka wajah Buton Tengah juga sudah lebih baik dengan jalan yang sudah mulus.

ARS menyebut, perjalanan safari Asrun-Hugua saat ini sudah masuk di Pulau Muna. Mereka akan bertemu warga di Muna Barat dan Muna. Di dua wilayah ini pun, peluang menang terbuka lebar. “Di Mubar, Bupatinya PAN, di Muna, Bupatinya PDIP. Jadi kalau kami bicara menang besar, wajar,” tandas Ketua PAN Sultra itu.(isma)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU